Pantau Proyek Tol Solo-Jogja, Komisi V DPR RI Tekankan SPM dan Integrasi
- 18 Jul 2026 10:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke wilayah Solo-Yogyakarta untuk meninjau langsung progres pembangunan proyek strategis nasional Jalan Tol Solo-Jogja, sekaligus membahas rencana revitalisasi infrastruktur perkeretaapian di Daop 6.
Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa pengerjaan proyek infrastruktur masif tersebut berjalan sesuai dengan regulasi dan keselamatan publik. Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana, menjelaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan ketat yang dilakukan oleh legislatif.
Dikatakan Danang Wicaksana juga bahwa saat ini Komisi V DPR RI tengah membentuk Panitia Kerja (Panja) khusus untuk memastikan jalan tol baru tersebut tidak mengabaikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat beroperasi nanti.
"Kunjungan spesifik dari Komisi V DPR RI tentang pembangunan jalan tol Jogja-Solo dan juga kereta api yang ada di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Kami di sini ingin melakukan tugas pengawasan di Komisi V untuk bagaimana pembangunan jalan tol ini sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang sekarang menjadi Panja yang dilaksanakan di Komisi V DPR RI," kata Danang Wicaksana saat ditemui di Stasiun Solo Balapan pada Jumat, 17 Juli 2026.
Selain fokus pada jalan tol, Danang juga menggarisbawahi pentingnya keterkaitan konektivitas antara jalur tol dan moda transportasi massal seperti kereta api.
Dalam peninjauan ke Stasiun Solo Balapan, anggota Komisi V DPR RI ini memberikan catatan khusus mengenai kondisi aksesibilitas stasiun yang dinilai sudah terlalu padat, sehingga mendukung penuh usulan Pemerintah Kota Surakarta untuk melakukan revitalisasi total.
"Stasiun Solo Balapan sekilas tadi melihat mau masuk aja kayaknya susah, artinya sempit dan artinya saya setuju dengan apa yang diusulkan oleh Mas Wali Kota Solo dan diterima oleh PT Kereta Api bahwa di sini perlu ada revitalisasi. Salah satunya adalah menggeser terminal barang menuju ke Kemiri dan Kalioso, sehingga bisa digunakan semuanya di Solo Balapan ini untuk terminal atau kereta api perpindahan orang," katanya menambahkan.
Melalui kunjungan spesifik ini, Komisi V DPR RI berharap integrasi antara Tol Solo-Jogja dengan titik-titik transportasi massal di kota Bengawan dapat memecah kepadatan kota, sekaligus mendongkrak efisiensi pergerakan logistik maupun wisatawan di kawasan Solo Raya. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....