Ketua Komisi A DPRD Jatim Dukung Pencegahan Narkoba di Lingkungan Sekolah

  • 17 Jul 2026 19:12 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Dedi Irawansa mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Hal ini dilakukan dengan sosialisasi bahaya penggunaan narkoba bagi siswa baru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026.

Dedi mengatakan, upaya pencegahan menyasar anak-anak sekolah ini penting karena mayoritas penyalahguna narkoba adalah anak-anak usia muda. Menurutnya, anak-anak muda terutama para siswa di sekolah harus sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, kemajuan teknologi digital saat ini memudahkan para oknum bisa mempengaruhi anak-anak. Sehingga, tindakan ini harus segera dicegah agar dapat menyelamatkan generasi penerus bangsa.

“Kita berharap ya ada sinergi sampai ke sekolah-sekolah, dan kami siap support untuk itu. Karena memang pangsa pasar, terbesarnya itu kan anak-anak muda,” kata Dedi.

Ia menjelaskan, dengan jumlah populasi masyarakat khususnya anak muda yang besar di Jatim membuat banyak oknum ingin meraih keuntungan dari bisnis haram itu. Sehingga, perlu ada upaya ekstra untuk bisa mencegah penyebaran.

“Maka tindakan preventif kita kuatkan, edukasi kita kuatkan di level masyarakatnya. Ada kalau desa itu Desa Bersinar, kemudian di dunia pendidikan kita dorong, di setiap MPLS juga ada sosialisasi. Bahkan di kegiatan kami, kegiatan warga kami selalu mengedukasi masyarakat terkait bahaya narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Budi Mulyanto mengaku, anak-anak muda terutama usia sekolah menjadi sasaran para oknum. Dari yang ia ketahui secara langsung tahun lalu menemukan di suatu sekolah di Surabaya ada 15 dari 50 siswa ketergantungan narkotika.

“Kita bersama-sama membentengi, kita tidak ingin representasi tadi yang kita lihat yang tahun lalu yang kita laksanakan di daerah kampung narkoba di salah satu kota kita di Jawa Timur, di Surabaya khususnya, menjadi ditiru oleh SMP-SMP dan pendidikan di Jawa Timur,” ujarnya.

Karena itu, melalui MPLS ini pihaknya terlibat dalam rangka memberikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika. Dari upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan sekaligus mewujudkan generasi Indonesia Emas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....