Kesbangpol Sulbar Siapkan Program Apresiasi Wawasan Kebangsaan bagi Paskibraka
- 17 Jul 2026 19:54 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat tengah menyiapkan program Apresiasi Wawasan Kebangsaan bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) usai menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Program tersebut dirancang melalui kunjungan studi ke sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan sebagai upaya memperluas wawasan serta mempersiapkan masa depan para anggota Paskibraka.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, mengatakan program tersebut masih menunggu dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan berbagai pilihan pendidikan tinggi dan jalur pengembangan karier bagi anggota Paskibraka.
"Tahun ini kalau kita direstui dan kita diberikan anggaran oleh pimpinan, kami punya tiga tempat yang sama-sama tujuannya adalah pengembangan tingkat lanjutan pendidikannya adik-adik calon Paskibraka ini. Kami bawa nanti untuk pengembangan karirnya," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Jumat 17 Juli 2026.
Darwis menjelaskan, apabila anggaran yang tersedia terbatas, peserta akan diarahkan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan di Sulawesi Selatan, seperti Universitas Hasanuddin (Unhas), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Selatan, serta Rindam XIV/Hasanuddin di Malino.
"Kalau kita punya anggaran minim, mungkin kita ke Sulawesi Selatan kita fokus kepada universitas yang hebat di Indonesia Timur atau di UNHAS, kita juga ke IPDN di Makassar. Setelah itu kita ke Rindam Pendidikan TNI di Malino," katanya.
Sementara itu, jika dukungan anggaran mencukupi, Kesbangpol Sulbar menyiapkan alternatif kunjungan ke Jawa Tengah atau Jawa Barat. Di Jawa Tengah, peserta akan mengunjungi Akademi Militer (Akmil), Akademi Kepolisian (Akpol), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Candi Borobudur.
Sedangkan di Jawa Barat, kunjungan direncanakan ke Universitas Pertahanan, IPDN Jatinangor, Universitas Indonesia, serta ditutup dengan kegiatan pariwisata di kawasan Puncak Bogor.
"Kalau anggarannya cukup dan bisa kita kelola dengan baik, kita ada dua pilihan. Jikalau Jawa Tengah, kita ke Akmil dan Akpol, lalu ke UGM dan finishnya di Borobudur," ujarnya.
Darwis berharap program tersebut dapat membentuk pola pikir generasi muda agar memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
"Jadi kita bawa ke tempat-tempat pendidikan kariernya ke depan, jadi itu mindset yang kita atur, apresiasi melalui perkenalan terhadap kampus-kampus. Kita berharap generasi muda kita mempunyai pendidikan yang cukup dan pendidikan karakternya kita bisa bawa, sehingga setelah lulus bisa membangun daerahnya masing-masing," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....