Wabup Subang: Koperasi Jadi Fondasi Ekonomi Daerah

  • 17 Jul 2026 12:56 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – Suasana haru dan penuh semangat terasa di Kantor DKUPP Kabupaten Subang saat peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 digelar, Kamis 16 Juli 2026. Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir langsung, menyapa satu per satu pengurus koperasi, dan anak-anak yatim yang menerima santunan.

“Koperasi yang kuat akan menjadi fondasi penting, dalam membangun ekonomi daerah, sekaligus memperkuat ekonomi nasional,” ungkap Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang.

Bukan hanya seremoni, peringatan ini menjadi ruang temu para pejuang ekonomi kerakyatan. Dari pengurus koperasi simpan pinjam, hingga ibu-ibu Koperasi Konsumen Wanita LED Mawar, semua berkumpul membawa cerita perjuangan.

“Kami mengapresiasi penggiat koperasi yang telah gigih membesarkan koperasi, dan mensejahterakan anggotanya,” katanya.

Momen paling hangat saat 50 anak yatim menerima paket sembako, dan santunan. Senyum mereka mengiringi pemotongan tumpeng oleh Kang Akur, bersama Kepala DKUPP, disaksikan para pengurus koperasi.

“Anak-anak ini adalah masa depan kita. Lewat koperasi, kita ingin memastikan tidak ada yang tertinggal dalam pembangunan ekonomi,” ujar dia.

Penghargaan juga diberikan kepada koperasi yang berprestasi. Koperasi Konsumen Mandiri Amanah Sejahtera, dinobatkan sebagai pelaksana RAT pertama, sementara Primkopol Resor Subang, mendapat predikat sehat.

“Penghargaan ini bukan sekadar piagam. Ini bukti kerja keras pengurus, yang rela lembur demi anggota,” jelasnya.

Enam koperasi lainnya menerima apresiasi, karena telah mengantongi izin usaha simpan pinjam lewat OSS-RBA. Di antaranya KSPPS BMT Nahdatul Umah, dan KUD Bangkit Jaya Pabuaran yang selama ini menopang ekonomi petani.

“Legalitas ini penting. Biar koperasi bisa lebih dipercaya warga, dan akses modalnya makin terbuka,” papar ia.

Di tengah tantangan ekonomi, Kang Akur menitipkan pesan, agar koperasi terus berinovasi dan dekat dengan anggota. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang jujur, agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Saya yakin bila tata kelola yang baik, menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas ditingkatkan, koperasi akan semakin dipercaya sebagai wadah pemberdayaan ekonomi yang inklusif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, untuk kemajuan koperasi Subang. Kang Akur berharap, semangat “Koperasi Subang Ngabret” benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, hingga ke pelosok desa.

“Mari jadikan Harkopnas ini titik tolak. Kita kuatkan sinergi, agar koperasi di Subang semakin maju, dan menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....