Lupa Matikan Tungku, Tempat Pembakaran Tradisional di Leuwigajah Cimahi Terbakar
- 17 Jul 2026 10:49 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Kebakaran melanda sebuah tempat pembakaran tradisional di Jalan Taman Bukit Cibogo Nomor 8, RT 01/RW 17, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis 16 Juli 2026 malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu kelalaian setelah tungku masak tradisional atau hawu tidak dimatikan secara sempurna.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi pada pukul 23.57 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.02 WIB untuk melakukan penanganan.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan objek yang terbakar merupakan tempat pembakaran tradisional milik Uju Juhaedin.
"Objek yang terbakar merupakan tempat pembakaran tradisional dengan luas keseluruhan 105 meter persegi, sedangkan area yang terbakar sekitar 14 meter persegi," kata Aep. Saat dikonfirmasi, Jumat 17 Juli 2026.
Menurut Aep, api diduga berasal dari tungku tradisional hawu yang digunakan untuk memasak air dan tidak dipadamkan dengan sempurna setelah selesai digunakan.
"Penyebabnya adalah penggunaan tungku masak tradisional hawu yang tidak dimatikan sempurna," ujarnya.
Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Cimahi mengerahkan dua unit pancar dan satu unit rescue dengan total delapan personel. Kondisi akses jalan yang sempit menjadi salah satu kendala petugas saat menuju lokasi kebakaran di Leuwigajah tersebut.
Meski api sempat membesar pada malam hari, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sebanyak tiga orang berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 juta.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir Rp1 juta," ucapnya.
Berdasarkan kronologi, pelapor diketahui menggunakan tungku hawu untuk memasak air pada sore hari dan lupa memastikan api benar-benar padam. Api kemudian membesar pada malam hari hingga membuat anak korban panik dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Kota Cimahi.
"Api kemudian membesar di malam hari hingga anak korban panik dan melapor ke Damkar," ungkap Aep.
Dalam penanganan tersebut, petugas berhasil menyelamatkan aset berupa empat bangunan dengan nilai sekitar Rp600 juta serta isi barang senilai Rp200 juta. Proses penanganan kebakaran selesai pada pukul 00.55 WIB dan seluruh petugas kembali ke Mako Damkar Kota Cimahi sekitar pukul 01.00 WIB.
"Sebanyak tiga jiwa berhasil dievakuasi dengan selamat, sedangkan bangunan senilai Rp600 juta dan isi barang senilai Rp200 juta berhasil diselamatkan," kata Aep.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....