TMMD ke-129 di Sorong Selatan Mendorong Percepatan Pembangunan
- 17 Jul 2026 14:11 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan - Pelaksanaan TNI manunggal membangun desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026 di pusatkan di kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sasaran fisik maupun non fisik dan memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh.
Komandan Kodim 1807 Sorong Selatan, Letkol Czi Paulus Caessario Prasetyo mengatakan, sasaran fisik dan non fisik serta program unggulan Kasad diantaranya, pengecoran jalan lingkungan sepanjang 250 meter, pembangunan rumah type 36 semi permanen sebanyak 2 unit dan rehab jembatan beton panjang 8 meter dan lebar 5 meter. Sementara sasaran non fisik yakni penyuluhan dan pelayanan KB serta imunisasi dan posyandu, penyuluhan dan pelatihan UMKM, penyuluhan hukum, bakti sosial pemberian paket sembako, pengobatan gratis, pasar murah dan donor darah.
"Program unggulan Kasad yaitu pembukaan lahan ketahanan pangan 1 hektar, rehab MCK 5 unit, rehab rumah 3 unit, revitalisasi pipanisasi air bersih, rehab rumah genset, pemberian 100 paket makanan tambahan penderita Stunting, bersatu dengan alam, pembersihan lingkungan air terjun Sesor, pemebersihan tempat ibadah seperti gereja dan penanaman pohon," lanjut Dandim saat pembukaan TMMD di kampung Sesor, Rabu, 15 Juli 2026
Dandim mengungkapkan, pelaksanaan operasional kegiatan TMMD Ke-129 dilaksanakan di Kampung Sesor selama 30 hari, mulai tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2026. Personel yang terlibat disusun dalam organisasi satuan tugas (Satgas) dengan Jumlah 150 orang yang terdiri unsur TNI/Polri dan komponen lain.
"Pelibatan personel diantaranya, Dansatgas dan staf 35 orang, SSK TMMD 115 orang. Selanjutnya peralatan dalam kegiatan TMMD Ke-129 tahun anggaran 2026 ini menggunakan alat peralatan sesuai kebutuhan dilapangan.
Sementara itu Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak menyampaikan, program TMMD merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta bentuk sinergi yang kokoh antara TNI, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran TMMD ke-129 di Sorong Selatan pada tahun 2026 ini juga sebagai momentum berharga untuk mempercepat akselerasi pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah kampung yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur dan pemberdayaan.
"Kita semua memahami bahwa pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Dibutuhkan kerja sama yang solid, semangat gotong royong dan kepedulian bersama. Melalui program TMMD ini, kita tidak hanya membangun sarana fisik seperti jalan, jembatan, rumah ibadah atau fasilitas umum lainnya, tetapi kita juga sedang membangun semangat nasionalisme, ketahanan mental dan kemandirian masyarakat," kata Bupati
Bupati Petronela melanjutkan, pada pelaksanaan TMMD Ke-129 tahun, pemerintah daerah bersama Kodim telah merumuskan dua sasaran utama yaitu sasaran fisik dititik beratkan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur pedesaan guna membuka aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat. Sasaran non fisik diarahkan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai penyuluhan, mulai dari wawasan kebangsaan, hukum, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi kreatif lokal.
"Saya mengajak kita semua untuk menyambut kehadiran saudara-saudara kita dari TNI dengan tangan terbuka dan sukacita. Mari kita bahu-membahu, bekerja bersama dan memberikan dukungan penuh agar seluruh program yang telah direncanakan dapat selesai tepat waktu dan tepat sasaran. Rawatlah hasil-hasil pembangunan TMMD ini nantinya dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh anak-cucu kita," ujarnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....