Polresta Sumenep Tangani Penemuan Jenazah di Kamar Kost

  • 16 Jul 2026 13:09 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Personel Polresta Sumenep bersama Polsek Sumenep Kota menangani laporan masyarakat terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di sebuah kamar kos di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Rabu 15 Juli 2026. Korban diketahui berinisial AS (38), seorang pekerja swasta yang sehari-hari berjualan tahu bulat.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu melalui Kapolsek Sumenep Kota AKP Maliyanto Effendi mengatakan, penemuan korban bermula dari kecurigaan sejumlah penghuni kos yang tidak melihat korban keluar kamar hingga menjelang siang. Setelah beberapa kali dipanggil tanpa mendapat jawaban, mereka melaporkan kondisi tersebut kepada pemilik usaha tempat korban bekerja.

"Rekan-rekan korban beberapa kali memanggil dari luar kamar, namun tidak ada respons. Setelah kamar berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata AKP Maliyanto Effendi, Kamis 16 Juli 2026.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sumenep Kota bersama Tim INAFIS Satreskrim Polresta Sumenep, personel Satreskrim, Sat Samapta, dan tenaga medis dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.

Dalam proses penanganan, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan penyelidikan, di antaranya identitas korban, telepon seluler, dan barang-barang lain yang ditemukan di lokasi kejadian.

AKP Maliyanto menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para saksi, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

"Penanganan peristiwa ini dilakukan sesuai prosedur. Penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan seluruh fakta serta memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam kejadian ini," ujarnya.

Polresta Sumenep juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi orang-orang di sekitarnya. Masyarakat diharapkan segera memberikan dukungan serta menghubungkan anggota keluarga, teman, atau tetangga yang mengalami perubahan perilaku maupun tekanan psikologis dengan keluarga atau layanan kesehatan yang tersedia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....