TMMD Ke-129 Bangun Infrastruktur dan Perkuat Gotong Royong di Dompu

  • 16 Jul 2026 12:05 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Dompu, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, program ini diharapkan mampu mewujudkan pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 1614/Dompu, Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, mengatakan pelaksanaan TMMD Ke-129 dipusatkan di Desa Nusa Jaya dan Desa Kampasi Meci, Kecamatan Manggelewa.

Program tersebut mencakup kegiatan fisik dan nonfisik yang dirancang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat wawasan kebangsaan.

"Program ini juga menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa," ujarnya, Kamis, 16 Juli 2026.

Pada pelaksanaan TMMD Ke-129, sejumlah sasaran fisik akan dikerjakan, di antaranya rehabilitasi musalah dan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Dusun Rinjani, Desa Nusa Jaya.

Selain itu, akan dibangun dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Karang Punik dan Dusun Urip, Desa Kampasi Meci.

Program ini juga meliputi pengeboran sumur air bersih beserta pembangunan tiga unit menara air di Desa Nusa Jaya, serta pembangunan MCK dan pengeboran air bersih di Pondok Jannatul Ilmi NW, Desa Nusa Jaya.

Seluruh pekerjaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar dan kebutuhan air bersih.

Selain pembangunan fisik, TMMD Ke-129 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pertanian, pendidikan, wawasan kebangsaan, serta pembangunan karakter.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, nasionalisme, dan kemandirian masyarakat.

Menurut Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan.

"Pembangunan adalah tanggung jawab kita bersama. Setelah TMMD selesai, seluruh hasil pembangunan harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan TMMD Ke-129 semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sehingga mampu mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, TMMD diharapkan terus menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....