Festival Rakyat Nusantara 2026, Euforia Piala Dunia Dijadikan Penggerak Ekonomi
- 16 Jul 2026 11:53 WIB
- Palu
Poin Utama
- Festival Rakyat Nusantara 2026 menggabungkan nonton bareng Piala Dunia dengan Expo UMKM dan kegiatan ekonomi kreatif yang dibuka Gubernur Anwar Hafid di Lapangan Immanuel, Palu, pada 14-20 Juli 2026.
- Gubernur menegaskan Piala Dunia harus menjadi momentum untuk memberikan manfaat ekonomi nyata bagi UMKM, bukan sekadar tontonan, dengan memastikan stan UMKM tetap beroperasi.
- Festival ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kodam XIII/Palaka Wira, dan Kadin Sulawesi Tengah.
- Bagian dari komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan dan sejalan dengan visi Sulteng Nambaso.
RRI.CO.ID, Palu - Euforia Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui Festival Rakyat Nusantara 2026. Ini merupakan sebuah ajang yang memadukan nonton bareng pertandingan Piala Dunia, Expo UMKM, hiburan rakyat, perlombaan, dan berbagai kegiatan ekonomi kreatif.
Festival hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kodam XIII/Palaka Wira, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah itu, resmi dibuka Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Pelaksanaanya di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Selasa 14 Juli 2026, dan akan berlangsung hingga 20 Juli 2026.
Gubernur menegaskan, momentum pesta sepak bola terbesar di dunia tidak boleh berhenti sebagai tontonan semata. Namun harus mampu menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Sambil menunggu waktu nonton bareng, UMKM kita harus hidup sehingga masyarakat mendapatkan manfaat ekonominya," ujar Gubernur.
Gubernur berharap, Festival Rakyat Nusantara menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada malam hari Ketika warga berkumpul untuk nonton bareng. Ia bahkan meminta panitia memastikan seluruh stan UMKM tetap beroperasi hingga pertandingan berakhir, agar peluang transaksi semakin besar.
Menurut Gubernur, sepak bola bukan hanya menghadirkan hiburan, tapi juga mengajarkan nilai sportivitas, kerja sama, hingga kemampuan membaca situasi. Nilai-nilai tersebut, katanya, juga menjadi modal penting dalam membangun Sulteng yang semakin maju dan berdaya saing.
"Festival Rakyat Nusantara merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, melalui pemberdayaan UMKM yang sejalan dengan visi Sulteng Nambaso," kata Gubernur.
Karena itu Ia berharap, festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperluas pasar produk local, sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha.
Sementara, Pangdam XIII/Palaka Wira Mayjen TNI, Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, menyebut Festival Rakyat Nusantara lahir dari semangat kolaborasi lintas sector. Khususnya, dalam memanfaatkan euforia Piala Dunia sebagai momentum pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Kami berharap selama pelaksanaan festival ini, UMKM memperoleh manfaat yang nyata dan masyarakat dapat menikmati suasana kebersamaan yang positif," ucapnya.
Usai membuka festival, Gubernur bersama Pangdam XIII/Palaka Wira, Kapolda Sulawesi Tengah, dan jajaran Forkopimda, meninjau stan-stan Expo UMKM. Stan-stan ini menampilkan beragam produk unggulan dan kuliner khas Sulawesi Tengah. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....