Kemenkum Sulbar Targetkan Universitas Tomakaka Lahirkan Paten Baru
- 16 Jul 2026 05:02 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menargetkan Universitas Tomakaka menjadi kampus pengembang Kekayaan Intelektual (KI). Target itu disampaikan dalam koordinasi penguatan ekosistem KI dan pengembangan paten bersama Fakultas Pertanian, Rabu 15 Juli 2026.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim menegaskan perguruan tinggi memiliki peran strategis melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, hasil penelitian dan karya akademik perlu didorong agar memiliki pelindungan hukum melalui pendaftaran KI, sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah.
“Perguruan tinggi merupakan sumber utama lahirnya inovasi. Karena itu perlu dibangun sinergi agar berbagai hasil penelitian, karya ilmiah, dan temuan sivitas akademika mendapat pelindungan melalui mekanisme Kekayaan Intelektual,” ujar Saefur Rochim.
Koordinasi yang digelar di Fakultas Pertanian Universitas Tomakaka ini juga bertujuan memperluas pemahaman akademisi tentang pentingnya pendaftaran KI, khususnya untuk mendukung peningkatan jumlah paten di Sulawesi Barat.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar, Hidayat Yasin mengajak sivitas akademika mengoptimalkan pendaftaran Hak Cipta atas karya ilmiah, modul pembelajaran, buku ajar, dan hasil penelitian lainnya.
Ia juga mendorong Fakultas Pertanian melakukan inventarisasi terhadap hasil penelitian, teknologi tepat guna, dan inovasi yang berpotensi memperoleh pelindungan paten atau paten sederhana.
"Universitas Tomakaka diharapkan menjadi pelopor pengembangan paten di Sulawesi Barat. Kami siap memberikan pembimbingan dan pendampingan berkelanjutan, mulai dari identifikasi potensi KI, penyusunan dokumen, hingga proses pendaftaran," ungkap Hidayat Yasin.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tomakaka, Abdurrahman mengapresiasi sinergi ini. Ia menyebut kampusnya telah memperoleh dana hibah dari Kemendiktisaintek yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bidang KI.
Menurut Abdurrahman, peningkatan jumlah paten menjadi salah satu indikator penguatan akreditasi perguruan tinggi. Namun proses menghasilkan invensi berstandar paten butuh waktu dan pendampingan berkelanjutan. Karena itu kolaborasi dengan Kanwil Kemenkum Sulbar dinilai penting membangun budaya inovasi di kampus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....