Ahli Maksiat Masih Memiliki Jalan Kembali Melalui Taubat
- 16 Jul 2026 05:41 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Namun, Islam memberikan harapan bagi setiap hamba yang ingin kembali kepada Allah SWT melalui pintu taubat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nunukan, Ustaz Anam Azhari saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi RRI Nunukan yang mengangkat topik tentang “Ahli Maksiat yang Bertaubat*. Menurutnya, berbuat salah merupakan fitrah manusia sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Kullu bani Adam khaththa'un", yang berarti setiap anak Adam adalah orang yang banyak melakukan kesalahan.
"Para ulama mengatakan manusia itu tempatnya salah dan lupa. Artinya, sehebat apa pun keimanan seseorang, tetap ada kemungkinan melakukan dosa. Yang terpenting adalah bagaimana sikap kita ketika terjatuh dalam kemaksiatan," ujarnya Kamis, (16/7/2026).
Ustaz Anam menjelaskan, pada dasarnya ada dua penyebab utama seseorang terjerumus ke dalam kemaksiatan. Pertama, karena dorongan hawa nafsu atau syahwat yang telah ada dalam diri manusia sejak lahir. Hal tersebut dijelaskan Allah SWT dalam Surah Yusuf ayat 53 bahwa nafsu cenderung memerintahkan kepada keburukan. Sementara dalam Surah Shad ayat 26, Allah mengingatkan agar manusia tidak mengikuti hawa nafsu karena dapat menyesatkan dari jalan-Nya.
Penyebab kedua adalah bisikan setan yang terus menggoda manusia agar mengikuti hawa nafsu. Dalam Surah Fathir ayat 6, Allah menegaskan bahwa setan adalah musuh yang nyata sehingga manusia diperintahkan untuk menjadikannya sebagai musuh, bukan justru mengikuti ajakannya.
"Setan memiliki tujuan agar manusia menjadi pengikutnya dan akhirnya menjadi penghuni neraka. Karena itu, Allah mengingatkan kita agar tidak mengikuti langkah-langkah setan," jelasnya.
Meski demikian, Ustaz Anam menegaskan bahwa melakukan kesalahan bukan berarti seseorang kehilangan harapan untuk mendapatkan ampunan Allah SWT. Menurutnya, seorang mukmin harus segera menyadari kesalahannya, mengakui dosa yang telah diperbuat, kemudian memohon ampun kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh.
Ia mengutip Surah Ali Imran yang menjelaskan bahwa ciri orang-orang bertakwa adalah mereka yang ketika melakukan perbuatan keji atau menzalimi dirinya sendiri, segera mengingat Allah, memohon ampun atas dosanya, dan tidak meneruskan perbuatan tersebut.
"Yang harus kita usahakan bukan menjadi ahli maksiat, tetapi menjadi ahli taubat. Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya. Janji Allah, dosa akan diampuni dan mereka akan dimasukkan ke dalam surga," katanya.
Di akhir acara, Ustaz Anam mengingatkan agar umat Islam tidak pernah berputus asa terhadap rahmat Allah. Ia mengutip firman Allah dalam Surah Az-Zumar ayat 53 yang berisi seruan agar hamba-hamba-Nya tidak berputus asa dari rahmat-Nya karena Allah mengampuni seluruh dosa bagi siapa saja yang sungguh-sungguh bertaubat.
"Sebesar apa pun dosa yang pernah kita lakukan, jangan pernah putus asa. Selama masih diberi kesempatan hidup, pintu taubat selalu terbuka. Yang terpenting adalah kembali kepada Allah dengan penuh penyesalan dan tekad untuk tidak mengulanginya," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....