KUA-PPAS 2027 Cimahi Proyeksikan Pendapatan 1,359 Triliun, Fokus Program Strategis
- 15 Jul 2026 21:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi memproyeksikan pendapatan daerah dalam Rancangan KUA dan PPAS 2027 mencapai Rp1,359 triliun. Sementara itu, belanja daerah dirancang sebesar Rp1,395 triliun dengan defisit sekitar Rp36,04 miliar.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudistira menjelaskan, defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan daerah yang bersumber dari pemanfaatan SiLPA dan rencana pinjaman daerah. Seluruh skema pembiayaan, kata dia, akan dikelola secara terukur dengan tetap memperhatikan kesehatan fiskal daerah.
“Defisit ini bukan cermin kelemahan fiskal, melainkan pilihan kebijakan yang pruden untuk memastikan pembangunan tetap berjalan,” ujar Adhitia dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cimahi yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 serta Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027. Di Gedung DPRD Cimahi, Rabu 15 Juli 2026.
Adhitia menekankan, rencana pinjaman daerah tidak diarahkan untuk membiayai belanja konsumtif. Pembiayaan tersebut diproyeksikan mendukung program strategis jangka panjang yang dapat memperkuat daya saing dan mendorong kemajuan Kota Cimahi.
“Pinjaman daerah harus digunakan untuk program strategis jangka panjang yang memberikan dampak dan meningkatkan daya saing Kota Cimahi,” ucapnya.
Selain postur anggaran, Pemkot Cimahi turut memaparkan sejumlah target makro pembangunan pada 2027. Target tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,81 hingga 6,51 persen, tingkat pengangguran terbuka 7,9 hingga 8,51 persen, serta angka kemiskinan 3,16 hingga 3,49 persen.
Pemkot Cimahi juga menargetkan rasio gini berada pada kisaran 0,362 hingga 0,376 pada 2027. Adhitia menegaskan, pencapaian seluruh indikator tersebut membutuhkan kebijakan anggaran yang berkualitas dan konsisten.
“Setiap indikator pembangunan harus diwujudkan melalui kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan berkualitas,” kata Adhitia.
Menurutnya, KUA dan PPAS 2027 harus menjadi pijakan dalam menyusun APBD yang selaras dengan RPJMD, prioritas pembangunan Provinsi Jawa Barat, serta arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ia berharap pembahasan bersama DPRD menghasilkan APBD yang lebih produktif, efisien, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kota Cimahi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....