DLH Genjot Retribusi Sampah lewat Sumber Pendapatan Baru
- 16 Jul 2026 08:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram terus memperluas sumber penerimaan retribusi sampah untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Hingga pertengahan 2026, realisasi retribusi sampah telah mencapai sekitar Rp4,25 miliar atau 34 persen dari target Rp12,5 miliar, meski pemungutan masih menggunakan tarif lama sebesar Rp5.000 per rumah tangga per bulan.
Kepala DLH Kota Mataram H. Nizar Denny Cahyadi mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif. Menurutnya, target sebesar Rp12,5 miliar disusun dengan mengacu pada tarif baru retribusi sebesar Rp10.000 per rumah tangga maupun pelaku usaha per bulan yang akan diterapkan secara bertahap.
"Realisasi saat ini masih menggunakan tarif lama Rp5.000 per rumah tangga per bulan. Dengan kondisi tersebut, kami optimistis hingga akhir tahun pendapatan retribusi sampah bisa mencapai Rp7 miliar sampai Rp7,5 miliar, meningkat dibanding realisasi tahun 2025 yang sebesar Rp6 miliar," ujar Denny.
Untuk memperkuat penerimaan, DLH mulai melakukan berbagai inovasi, salah satunya menarik retribusi sampah dari pedagang yang berjualan saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana setiap Minggu. Kebijakan itu dinilai sepadan dengan volume sampah yang dihasilkan para pedagang sekaligus menjadi tambahan insentif bagi petugas kebersihan yang bertugas selama kegiatan berlangsung.
"Sekarang kami tarik retribusi dari pedagang CFD untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mendukung insentif petugas kami di CFD. Selain itu, kami juga terus memperluas kerja sama dengan hotel, katering, dan pelaku usaha lainnya agar pengelolaan sampah semakin optimal serta berkontribusi terhadap peningkatan PAD," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....