Pemkot Surabaya Revitalisasi 16 Pasar Tradisional, Anggarkan Rp20 Miliar
- 15 Jul 2026 18:17 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memodernisasi pasar tradisional untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing pasar rakyat. Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), Pemkot merevitalisasi 16 pasar yang saat ini telah memasuki berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari konstruksi hingga penyelesaian akhir.
Kepala DPRKPP Surabaya Iman Krestian mengatakan, pasar yang direvitalisasi meliputi Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, Pasar Wonokromo, Pasar Karah, Pasar Kedungsari, Pasar Genteng, Pasar Babaan Baru, Pasar Kapasan, Pasar Pucang Anom, Pasar Pecindilan, Pasar Dukuh Kupang, Pasar Gresik PPI, Pasar Gubeng Masjid, Pasar Pakis, dan Pasar Krembangan.
"Beberapa pasar telah memasuki tahapan penyelesaian dan finishing, seperti Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, dan Pasar Babaan Baru. Sebagian lainnya masih berada pada tahap pekerjaan struktur, utilitas, saluran, maupun proses pengadaan atau tender," kata Iman, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurutnya, revitalisasi tidak hanya bertujuan memperbaiki kualitas bangunan, tetapi juga menambah kapasitas lapak di sejumlah pasar, seperti Pasar Tembok Dukuh dan Pasar Simogunung. Selain itu, perbaikan mencakup peningkatan sanitasi, drainase, utilitas, serta penambahan fasilitas pendukung seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), grease trap, sentra pemotongan unggas, dan sarana pelayanan pasar lainnya agar lebih bersih, aman, dan higienis.
Pemkot juga melakukan penataan zonasi pedagang untuk mengurangi pasar tumpah sehingga aktivitas perdagangan lebih tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Upaya tersebut diharapkan mampu memenuhi standar pasar rakyat modern tanpa menghilangkan fungsi pasar tradisional.
Iman menyebutkan, anggaran revitalisasi 16 pasar tersebut mencapai sekitar Rp20 miliar. Dana itu digunakan untuk peningkatan infrastruktur, perbaikan fasilitas, penataan kawasan, serta pembangunan sarana pendukung sesuai kebutuhan masing-masing pasar.
Untuk target penyelesaian, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, Pasar Babaan Baru, dan Pasar Karah ditargetkan rampung pada Juli 2026. Selanjutnya, Pasar Kedungsari, Pasar Kapasan, Pasar Gresik PPI, Pasar Gubeng Masjid, dan Pasar Kembang dijadwalkan selesai pada Agustus 2026.
Sementara itu, Pasar Wonokromo, Pasar Genteng, dan Pasar Pucang Anom ditargetkan selesai pada September 2026. Adapun Pasar Pecindilan, Pasar Dukuh Kupang, dan Pasar Pakis dijadwalkan rampung pada Desember 2026.
"Khusus Pasar Tembok Dukuh, mayoritas pekerjaan utama telah selesai dan saat ini tinggal penyelesaian tahap akhir pada beberapa item," kata Iman, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....