Psikolog: Pentingnya Orang Tua Bekali Anak Perempuan Hadapi Era Digital

  • 15 Jul 2026 19:39 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Orang tua memiliki peran penting dalam membekali anak perempuan agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital. Bekal tersebut tidak hanya berupa pengawasan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan, komunikasi yang baik, dan kemampuan menjaga diri di tengah perkembangan teknologi.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Dr. Ugung Dwi Ario, M.Psi., mengatakan perkembangan zaman membuat orang tua menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Oleh karena itu, yang perlu diberikan bukan sekadar larangan, tetapi bekal nilai agar anak bisa mengambil keputusan yang tepat.

Menurutnya, media sosial menjadi salah satu tantangan terbesar bagi anak perempuan saat ini karena sering dijadikan tempat mencari pengakuan diri. Ia mengingatkan agar anak tidak menjadikan jumlah pengikut, komentar, atau tanda suka sebagai ukuran harga diri.

"Validasi itu tidak harus datang dari followers atau media sosial. Anak perlu memahami bahwa nilai dirinya jauh lebih penting daripada sekadar popularitas di dunia digital," kata Dr. Ugung.

Selain itu, Dr. Ugung menilai rumah harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk bercerita tanpa takut dihakimi. Ia menyarankan orang tua meluangkan waktu mendengarkan cerita anak sebelum memberi nasihat.

"Latih obrolan sepuluh menit tanpa vonis. Anak butuh didengar, karena rumah seharusnya menjadi ruang yang aman untuk bercerita," ujar Dr. Ugung.

Pentingnya membekali anak dengan tiga tameng utama, yaitu ilmu dan agama, literasi digital, serta pemahaman tentang harga diri. Menurut Dr. Ugung, orang tua tidak bisa mengawasi anak setiap saat, sehingga bekal tersebut menjadi kompas ketika anak menghadapi berbagai situasi di luar rumah.

Di akhir dialog, Ugung mengajak para orang tua membangun komunikasi yang terbuka sekaligus menanamkan tanggung jawab sejak dini kepada anak. Anak perempuan perlu diajarkan menjaga harga diri dan batas-batas, sedangkan anak laki-laki dilatih tentang tanggung jawab dan arah hidup sehingga mereka akan lebih siap menghadapi tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....