Kapolda Jatim Kukuhkan Polresta Sumenep

  • 15 Jul 2026 15:23 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto menegaskan peningkatan status Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep bukan sekadar perubahan administratif maupun simbol kelembagaan. Perubahan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kapasitas organisasi, kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Kapolda saat memimpin upacara pengukuhan peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep sekaligus pelantikan Kapolresta Sumenep, Rabu 15 Juli 2026.

Menurut Kapolda Jatim, peningkatan tipe Polres menjadi Polresta merupakan respons atas perkembangan Kabupaten Sumenep yang semakin pesat, baik dari sisi pertumbuhan industri strategis, aktivitas pelabuhan, investasi, maupun meningkatnya mobilitas masyarakat.

"Peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta merupakan respons terhadap dinamika perkembangan Kabupaten Sumenep yang semakin pesat, baik dari pertumbuhan industri strategis maupun aktivitas pelabuhan, investasi, dan mobilitas masyarakat," kata Irjen Pol. Nanang Avianto.

Ia menjelaskan, peningkatan status tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Kapolri Nomor Kep/524/IV/2026 tanggal 13 April 2026 tentang peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep Polda Jawa Timur.

Kapolda menegaskan, perubahan status itu membawa konsekuensi besar bagi seluruh jajaran Polresta Sumenep untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Saya berharap peningkatan tipe Polres Sumenep menjadi Polresta bukan sekadar perubahan status administratif dan simbol kelembagaan, melainkan membawa konsekuensi berupa peningkatan kapasitas organisasi, penguatan sarana prasarana, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia. Hingga pada akhirnya seluruh beban tersebut bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujarnya.

Kapolda juga mengingatkan tugas Polresta Sumenep ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, seluruh personel diminta menjadikan momentum tersebut sebagai pemacu peningkatan profesionalisme dan pelayanan publik yang presisi.

"Saya instruksikan seluruh personel Polresta Sumenep menjadikan momentum ini sebagai pendorong peningkatan profesionalisme, percepatan respons dalam penanganan kamtibmas, serta penyempurnaan pelayanan publik yang presisi, humanis, dan berkeadilan," ujarnya dengan tegas.

Secara khusus, Kapolda memberikan arahan kepada Kapolresta Sumenep pertama, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, agar segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah dan masyarakat Sumenep, sekaligus memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh elemen masyarakat.

"Saya instruksikan kepada Saudara segera beradaptasi, pahami karakteristik wilayah dan masyarakat Sumenep, serta menyiapkan langkah strategis dalam penataan organisasi, penguatan personel, dan pemenuhan sarana prasarana berskala prioritas. Bangun soliditas internal dan perkuat sinergi dengan Forkopimda serta berbagai elemen masyarakat," ucapnya.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menyelesaikan persoalan secara tepat dan berorientasi jangka panjang. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil harus mampu meninggalkan warisan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kuat serta berkelanjutan.

Di akhir amanatnya, Kapolda mengajak seluruh jajaran Polresta Sumenep memperkuat sinergi lintas sektoral sebagai implementasi program Semangat Jogo Jawa Timur. Ia berharap kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan dunia usaha mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi dengan tenang serta produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....