Pemkab Parigi Moutong Percepat Hilirisasi Komoditas Kelapa

  • 16 Jul 2026 13:58 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Aswini Dimple, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Parigi Moutong membuka Workshop Gerakan Hilirisasi Kelapa Terpadu Kabupaten Parigi Moutong yang berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah, Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong pengembangan industri berbasis komoditas kelapa sebagai salah satu sektor unggulan daerah.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Aswini menyampaikan bahwa hilirisasi kelapa merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, memperkuat industri lokal, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Menurutnya, sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Sulawesi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan melalui pengolahan hasil kelapa menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, lanjutnya, berkomitmen mempercepat pengembangan hilirisasi kelapa melalui berbagai program, di antaranya peningkatan produktivitas kebun kelapa, pengembangan areal kelapa seluas 500 hektare, revitalisasi Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) Kelapa Terpadu di Desa Avolua, penguatan rantai pasok dan pemasaran, serta membangun kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan petani.

Aswini menegaskan bahwa keberhasilan program hilirisasi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, ia berharap workshop tersebut mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan di lapangan.

“Jangan sampai kegiatan ini berhenti di sini dan jangan bosan-bosan. Kita akan menjadi tim terpadu yang bekerja lintas sektor. Saya sendiri akan ikut menggerakkan, namun leading sector utamanya berada pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama dinas terkait,” tegas Aswini.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam membangun industri kelapa terpadu. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem hilirisasi yang mampu meningkatkan daya saing produk kelapa Kabupaten Parigi Moutong di pasar yang lebih luas.

Melalui workshop tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pengembangan industri kelapa terpadu dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. Upaya itu diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....