Ratusan Mahasiswa KKN UPS Resmi Diterjunkan ke Kecamatan Kedungbanteng

  • 15 Jul 2026 09:25 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal: Universitas Pancasakti (UPS) resmi menerjunkan ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara serentak pada Selasa (14/07/2026). Program ini merupakan perwujudan nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam poin pengabdian kepada masyarakat.

Secara keseluruhan, KKN periode ini diikuti oleh 1.025 mahasiswa yang tersebar di tiga wilayah besar, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Sementara itu, khusus untuk wilayah Kabupaten Tegal, sebanyak 135 mahasiswa diterjunkan di wilayah Kecamatan Kedungbanteng. Mereka akan mengabdi selama dua bulan penuh, terhitung mulai 14 Juni hingga September 2026 yang tersebar di 9 desa.

Acara penerimaan dan pembukaan yang berlangsung di Kecamatan Kedungbanteng ini dihadiri langsung oleh jajaran akademisi, pejabat daerah, serta perangkat desa setempat.

Amanat Rektor Universitas Pancasakti Prof. Dr. Taufiqulloh M.Hum., dibacakan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPS, Dr. Dewi Indriasih, S.E., M.M., yang menerangkan pentingnya peran aktif mahasiswa di tengah masyarakat. Terjun ke desa bukan sekadar tugas akademik, melainkan ruang bagi mahasiswa untuk membawa perubahan transformatif.

"Penerjunan ke desa-desa ini adalah implementasi langsung dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap mahasiswa dapat memberikan dampak positif dan menjadi bagian dari solusi saat mereka berinteraksi langsung dengan berbagai realitas dan tantangan di masyarakat," ujar Dr. Dewi Indriasih.

Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tegal. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tegal, Dr. M. Faried Wajdy, S.Sos., M.Si, menyambut baik fokus program KKN tahun ini yang dinilai sangat terstruktur dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

"luaran (output) dari masing-masing desa yang sangat luar biasa. Kami berharap melalui KKN ini dapat terbentuk desa binaan khusus, dan program-program yang telah direncanakan bisa terealisasi dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," ungkap Dr. M. Faried Wajdy.

Sementara itu, Camat Kedungbanteng, Dra. Sumyati, M.M., menyambut hangat kedatangan para mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan kondisi sosiologis wilayahnya, termasuk tantangan sektor pendidikan yang saat ini sedang dihadapi oleh warga Kedungbanteng sekaligus memperkenalkan jajaran perangkat kecamatan dan kepala desa.

"Terima kasih atas kehadiran para mahasiswa UPS. Perlu diketahui, tingkat pendidikan di Kecamatan Kedungbanteng saat ini mayoritas masih di tingkat SMP. Hal ini karena akses SMA Negeri terdekat berada di Kecamatan Pangkah, dan anak-anak kita di sini seringkali kalah dalam sistem zonasi. Semoga kehadiran mahasiswa bisa membawa semangat baru," jelas Dra. Sumyati.

Memasuki sesi berikutnya, acara dilanjutkan dengan prosesi simbolis penyerahan dan penyematan atribut KKN berupa rompi. Penyematan ini dilakukan bersama-sama oleh pihak Universitas dan Pemerintah Kabupaten Tegal yang diwakili secara langsung kepada perwakilan mahasiswa yang akan diterjunkan.

Sebagai bentuk sinergi dan kemitraan yang kuat, acara diakhiri dengan penyerahan cenderamata berupa atribut KKN pembimbing dari pihak universitas kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kedungbanteng. Melalui kolaborasi erat antara akademis, pemerintah daerah, dan warga, program KKN ini diharapkan mampu mengurai berbagai problem lokal sekaligus menggerakkan potensi di Kecamatan Kedungbanteng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....