Harga Telur Puyuh Merangkak Naik, Pedagang Bakso Resah

  • 15 Jul 2026 08:09 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Harga telur puyuh di Pasar Jangara, Desa Paberasan, Kabupaten Sumenep, mengalami kenaikan cukup signifikan pada Rabu, 15 Juli 2026. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp22.000 per kilogram kini naik menjadi Rp27.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut membuat telur puyuh kini memiliki nilai jual yang hampir setara dengan telur horn. Kondisi itu mulai menjadi perhatian para pelaku usaha kuliner yang bergantung pada telur puyuh sebagai bahan baku utama.

Salah seorang pedagang bakso telur puyuh di Pasar Jangara, Asnawi, mengaku mulai merasakan dampak dari kenaikan harga tersebut. Menurutnya, biaya produksi menjadi lebih besar dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Asnawi mengatakan kenaikan harga bahan baku dapat memengaruhi keberlangsungan usahanya apabila terus terjadi. Ia khawatir pedagang kecil akan kesulitan mempertahankan harga jual yang terjangkau bagi konsumen.

“Semoga harganya tidak naik terus, kalau bahan bakunya saja terus naik, saya harus jual berapa,” ujarnya saat ditemui di Pasar Jangara, Rabu, 15 Juli 2026.

Ia menjelaskan sebagian besar pembeli bakso telur puyuh merupakan anak-anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Karena itu, kenaikan harga jual produk berpotensi mengurangi daya beli pelanggan yang selama ini menjadi pasar utamanya.

Asnawi berharap harga telur puyuh dapat kembali stabil dalam waktu dekat. Dengan kondisi harga yang lebih terkendali, pedagang dapat mempertahankan harga jual dan tetap melayani kebutuhan konsumen tanpa menambah beban pengeluaran masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....