Percepat Penanganan Kebakaran, Damkar Maros Tambah Sektor Layanan
- 15 Jul 2026 11:18 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Maros terus memperkuat sistem pelayanan kebencanaan dengan memperluas jaringan pos atau sektor pemadam kebakaran di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat waktu respons petugas saat terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Informasi dan Pengolahan Data Damkarmat Maros, M. Ilham Halimsyah, mengatakan saat ini pelayanan pemadam kebakaran telah didukung oleh sejumlah sektor yang tersebar di beberapa kecamatan strategis. "Saat ini kami sudah memiliki sektor di Bontoa, Marusu, Bantimurung, Tanralili, Moncongloe, dan Camba. Masing-masing sektor dilengkapi armada serta lima hingga enam personel yang selalu siaga," ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.
Menurut Ilham, keberadaan sektor tersebut membuat penanganan kebakaran menjadi lebih cepat karena tidak seluruh kejadian harus ditangani dari Markas Komando (Mako) Damkar Maros. Meski demikian, Mako tetap menjadi pusat kendali dan akan memberikan dukungan apabila diperlukan. Ia menjelaskan, sejumlah wilayah seperti Mandai, Turikale, Lau, dan Kepulauan masih dapat dijangkau dengan cepat dari Mako karena lokasinya relatif dekat. Namun, beberapa kecamatan yang memiliki jarak tempuh cukup jauh masih membutuhkan penambahan sektor baru.
Wilayah yang menjadi prioritas pengembangan, lanjut Ilham, adalah Kecamatan Maros Baru, Mallawa, dan Tompobulu. Selama ini, apabila terjadi kebakaran di Tompobulu, armada pertama yang bergerak berasal dari sektor Moncongloe atau Tanralili, sedangkan untuk wilayah Mallawa masih mengandalkan sektor Camba. "Kami berharap ke depan bisa membentuk sektor baru di wilayah-wilayah tersebut. Dengan begitu waktu respons petugas akan semakin cepat dan potensi kerugian akibat kebakaran dapat ditekan," katanya.
Saat ini Damkar Maros memiliki sekitar 14 armada yang ditempatkan di Markas Komando maupun berbagai sektor pelayanan. Namun menurut Ilham, penambahan sektor harus diikuti dengan penyediaan armada dan personel yang memadai agar pelayanan tetap optimal. Ia menambahkan, idealnya seluruh 14 kecamatan di Kabupaten Maros memiliki pos pemadam kebakaran sendiri. Selain mempercepat penanganan, keberadaan sektor juga akan memperkuat pembinaan relawan kebakaran di tingkat desa dan kelurahan.
"Kalau setiap kecamatan memiliki sektor, maka relawan kebakaran di desa dan kelurahan juga bisa dibina dan bersinergi langsung dengan petugas kami. Ini akan membuat penanganan kebakaran jauh lebih cepat dan efektif," jelasnya.
Pemkab Maros berharap pengembangan sektor pemadam kebakaran dapat dilakukan secara bertahap seiring penambahan armada dan dukungan anggaran, sehingga pelayanan penyelamatan kepada masyarakat semakin merata hingga ke wilayah terluar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....