BPBD Makassar Asesmen dan Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Alauddin
- 19 Jun 2026 14:48 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat menangani korban kebakaran yang terjadi di Jalan Sultan Alauddin III Kota Makassar. Sejumlah organisasi perangkat daerah langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, mulai dari proses pemadaman hingga pendataan dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Muh Fadli, mengatakan respons cepat menjadi arahan utama Wali Kota Makassar dalam setiap penanganan bencana. Menurutnya, masyarakat yang sedang menghadapi musibah lebih membutuhkan kehadiran dan tindakan nyata pemerintah dibanding sekadar penjelasan.
"Jadi pesan Pak Wali jelas bahwa masyarakat tidak butuh jawaban dari semua masalahnya seperti kebakaran ini, mereka butuh respons cepat. Sebenarnya sudah ada juknis, kalau kejadian seperti ini Pemkot Makassar turun bersama-sama mulai dari Damkar saat pemadaman, kemudian BPBD untuk pemberian bantuan, Dinas Sosial, kelurahan, kecamatan, hingga masyarakat," ujar Muh Fadli, Kamis, 18 Juni 2026.
Setelah api berhasil dipadamkan, BPBD Makassar langsung melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan korban. Pendataan tersebut mencakup jumlah rumah yang terdampak, jumlah warga yang menjadi korban, serta estimasi kerugian akibat kebakaran.
Hasil asesmen tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan jenis dan jumlah bantuan yang akan diberikan kepada warga terdampak. Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan darurat, tetapi juga dukungan untuk proses pemulihan pascabencana.
Muh Fadli menjelaskan bantuan logistik terbagi menjadi dua kategori. BPBD menyalurkan kebutuhan seperti tenda, selimut, pakaian, dan perlengkapan dasar lainnya, sementara Dinas Sosial menyediakan bantuan bahan makanan guna memastikan kebutuhan konsumsi warga tetap terpenuhi.
Selain bantuan logistik, BPBD juga menyiapkan bantuan material yang akan disalurkan sehari setelah kejadian. Bantuan tersebut diberikan secara proporsional sesuai jumlah rumah yang terdampak kebakaran.
"Contoh seperti ini ada 11 rumah yang terdampak kebakaran, maka 11 rumah ini akan kita bagikan semua mulai dari paku, seng, spandex, dan bahan lain untuk bagaimana mereka bisa membangun rumah mereka kembali. Tentu saja ini akan dibantu BPBD, dibantu masyarakat, dan dinas terkait," jelasnya.
Muh Fadli menambahkan tingginya empati sosial masyarakat menjadi kekuatan besar dalam proses penanganan bencana. Dukungan dari PMI, relawan, serta berbagai elemen masyarakat membuat para korban merasa tidak ditinggalkan.
Ia menegaskan Wali Kota Makassar memberikan perhatian penuh kepada para korban dan berpesan agar seluruh pihak mengutamakan kebutuhan warga terdampak serta terus mendampingi mereka hingga proses pemulihan berjalan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....