Pembangunan LRT Jakarta Pegangsaan Dua-Manggarai Capai 95 Persen

  • 14 Jul 2026 20:31 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyebut bahwa progress pembangunan LRT Jakarta rute Pegangsaan Dua hingga Manggarai telah mencapai 95 persen. Ia pun berharap, pembangunan dapat segera selesai dan diresmikan pada Agustus 2026 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Demikian disampaikan oleh Gubernur Pramono, saat meninjau pembangunan LRT Jakarta, di Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa 14 Juli 2026.

“Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun legacyyang merubah wajah Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

Ia menjelaskan bahwa koridor tersebut tersebut dibangun sepanjang 12,2 kilometer, dan diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi umum dari kawasan utara menuju pusat Jakarta. Kehadiran LRT Jakarta rute Pegangsaan Dua hingga Manggarai diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang setiap harinya. Adapun tiap rangkaian kereta berkapasitas maksimal 275 penumpang.

“Kami sudah menghitung dan memperkirakan untuk dari Kelapa Gading sampai Manggarai, kalau kemudian transportasinya sudah normal dengan LRT, diperkirakan sampai dengan 80.000 penumpang," katanya.

Koridor LRT Jakarta Pegangsaan Dua–Manggarai sendiri memiliki waktu tempuh selama 28 menit, dan melewati 11 stasiun. Gubernur Pramono pun membuka peluang terhadap upaya pembiayaan kreatif untuk mendukung operasional LRT Jakarta. Salah satunya melalui hak penamaan atau naming rights di 11 titik stasiun LRT tersebut.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menjelaskan bahwa anggaran untuk pembangunan LRT Jakarta hingga Manggarai sebesar Rp11,5 triliun. Ia menambahkan, jalur LRT juga akan dilanjutkan sepanjang 2 kilometer dari Manggarai hingga ke Dukuh Atas. Adapun perpanjangan jalur menuju Dukuh Atas ini diperkirakan memakan anggaran sebesar Rp2,1 triliun.

“Saya tadi sudah meminta kepada Ibu Asisten Keuangan untuk pembangunan (LRT) dari Manggarai ke Dukuh Atas selesai di tahun 2028 dengan anggaran Rp2,1 triliun, dan sudah dianggarkan di anggaran yang sekarang kurang lebih Rp611 miliar," ucap Gubernur Pramono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....