Kepsek SD YPPK Tiga Raja Dorong MBG Utamakan Sekolah Pedalaman
- 14 Jul 2026 06:52 WIB
- Nabire
Kepala Sekolah SD YPPK Tiga Raja Waonaripi, Kabupaten Mimika, Bernolpus Welerubun, mengatakan hingga saat ini sekolahnya belum kembali menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal Tahun Ajaran 2026/2027. Menurutnya, penghentian sementara tersebut dilakukan karena sekolah masih membenahi sejumlah fasilitas pendukung yang menjadi syarat pelaksanaan program.
Bernolpus menjelaskan, pihak sekolah masih perlu memperbaiki ruang penyimpanan makanan, tempat cuci tangan, serta sarana pendukung air bersih sebelum kembali mengikuti program MBG. Hingga kini, Badan Gizi Nasional (BGN) juga belum menyampaikan jadwal resmi mengenai dimulainya kembali penyaluran makanan di sekolah tersebut.
"Kami ingin beberapa hal dasar berkaitan dengan dukungan kesehatan di sekolah dilakukan terlebih dahulu, seperti ruang penyimpanan makanan, tempat cuci tangan anak, dan sarana pendukung air. Setelah semuanya siap, baru kami akan berkomunikasi kembali untuk melanjutkan program MBG," ujar Bernolpus, Senin 13 Juli 2026.
Ia menilai, selama sekolahnya belum menerima MBG, alokasi program tersebut sebaiknya diprioritaskan bagi sekolah-sekolah di wilayah pinggiran dan pedalaman yang dinilai lebih membutuhkan. Menurutnya, orang tua siswa di kawasan perkotaan masih memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan makan anak-anak mereka.
"Kalau dari sisi solidaritas, lebih baik hak kami dikembalikan kepada sekolah-sekolah di pinggiran dan pedalaman. Mereka yang paling membutuhkan, sehingga manfaat program ini akan jauh lebih besar," katanya.
Meski belum menerima MBG, Bernolpus menegaskan kondisi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap proses belajar mengajar maupun tingkat kehadiran siswa. Ia menyebut kehadiran peserta didik tetap terjaga berkat komunikasi aktif antara guru dan orang tua.
"Sebelum maupun sesudah ada MBG, kehadiran anak-anak di sekolah tetap sama. Guru selalu berkomunikasi dengan orang tua ketika ada siswa yang tidak hadir, bahkan berkunjung ke rumah untuk mengetahui kondisinya. MBG memang bermanfaat, terutama untuk kualitas gizi anak, tetapi perhatian juga perlu diberikan kepada sekolah yang lebih membutuhkan," tutupnya.
Bernolpus berharap pemerintah melalui Badan Gizi Nasional dapat segera memberikan kepastian mengenai kelanjutan program MBG di sekolahnya setelah seluruh fasilitas pendukung selesai dibenahi. Ia juga berharap program tersebut terus diperluas dengan mengutamakan sekolah-sekolah di wilayah pinggiran dan pedalaman, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh anak-anak yang paling membutuhkan sekaligus mendukung peningkatan gizi dan kualitas pendidikan di Kabupaten Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....