Longsor di Banjarwangi Garut Satu Rumah Terdampak

  • 10 Jul 2026 21:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut – Bhabinkamtibmas Polsek Banjarwangi bersama aparatur desa dan unsur kewilayahan bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Negla, RT 05 RW 02, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut.Jumat, 10 Juli 2026.

"Tanah longsor diketahui terjadi sekitar pukul 01.20 WIB dini hari. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kami bersama Desa Tanjungjaya bersama Punduh Desa dan Ketua RT setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memastikan kondisi warga terdampak," Kapolsek Banjarwangi, IPDA Ipar Suparlan di Garut.

Dari hasil pendataan di lapangan, material longsor memiliki panjang sekitar 25 meter dengan tinggi kurang lebih 10 meter. Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah yang dihuni oleh dua kepala keluarga terdampak, yakni keluarga Ibu Aah (1 KK/1 jiwa) dan keluarga Dedi Perdiansyah (1 KK/7 jiwa). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian segera melakukan langkah-langkah penanganan awal dengan mengecek lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait, dan memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Warga yang rumahnya terdampak maupun berada di area rawan juga diimbau untuk segera melakukan relokasi sementara demi menghindari risiko yang lebih besar.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Forkopimcam Banjarwangi dan dinas terkait guna menentukan langkah penanganan lanjutan bagi warga terdampak." Kami terus berkordinasi dengan dinas terkait guna menentukan langkah penanganan lanjutan bagi warga terdampak."katanya.

Kehadirannya i di lokasi bencana merupakan wujud komitmen dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....