KPP Pratama Kupang Imbau Wajib Pajak Tak Menunda Pelaporan SPT

  • 09 Jul 2026 09:18 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang mengimbau wajib pajak untuk tidak menunda pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) hingga mendekati batas akhir. Pelaporan lebih awal dinilai dapat menghindari kendala teknis akibat tingginya akses pengguna pada waktu yang bersamaan.

Kepala KPP Pratama Kupang, Jehuda Bill Jonas, mengatakan kebiasaan menunggu hari terakhir masih sering dilakukan sebagian wajib pajak. Padahal, layanan perpajakan digital telah dirancang agar pelaporan dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja.

"Saya selalu bilang kepada wajib pajak, ayo jangan tunggu air sudah di batang leher. Gunakan layanan digital lebih awal supaya prosesnya lebih mudah dan nyaman," kata Jonas saat diwawancarai RRI Kupang, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurutnya, lonjakan akses pada hari terakhir berpotensi memengaruhi kinerja sistem karena digunakan secara bersamaan oleh wajib pajak di seluruh Indonesia. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan masyarakat didorong menyelesaikan kewajiban perpajakan jauh sebelum tenggat waktu.

"Bayangkan kalau seluruh Indonesia mengakses layanan pada hari terakhir dan jam terakhir. Tentu kemungkinan ada tantangan karena sistem harus melayani akses yang sangat besar dalam waktu bersamaan," ujarnya.

Jonas menjelaskan pelaporan melalui layanan digital kini semakin sederhana karena sebagian besar data wajib pajak telah tersedia di dalam sistem. Dengan demikian, proses pelaporan dapat diselesaikan hanya dalam beberapa menit tanpa harus datang ke kantor pajak.

"Kalau sekarang tidak sampai sepuluh menit untuk melaporkan SPT. Tinggal klik karena semua datanya sudah tersedia di sistem," katanya.

Ia menambahkan transformasi digital merupakan komitmen pemerintah menghadirkan layanan perpajakan yang lebih cepat, transparan, dan efisien. Karena itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan seluruh kemudahan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan perpajakan.

"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan seluruh kemudahan digital secara optimal. Jadilah bagian dari generasi yang cerdas teknologi, mandiri secara ekonomi, dan bangga berkontribusi bagi pembangunan Indonesia melalui kepatuhan membayar pajak," katanya, mengakhiri. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....