BKKBN Sulteng Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting

  • 10 Jul 2026 15:04 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka stunting melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan agar program percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau seluruh keluarga yang berisiko.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, mengatakan pihaknya terus mendorong pelaksanaan mekanisme intervensi stunting agar dapat diterapkan secara maksimal di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, salah satu fokus utama adalah mengoptimalkan kunjungan tenaga kesehatan dari puskesmas kepada kelompok sasaran, terutama ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami stunting.

"Kami terus menggenjot agar mekanisme intervensi stunting dapat berjalan dengan baik, terutama melalui kunjungan puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat," ujar Nuryamin.

Ia menjelaskan, keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab BKKBN, tetapi memerlukan sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah daerah, puskesmas, kader kesehatan, hingga pemerintah desa dinilai menjadi kunci untuk memastikan setiap keluarga berisiko memperoleh pendampingan dan layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Nuryamin berharap penguatan kerja sama tersebut mampu meningkatkan efektivitas berbagai program percepatan penurunan stunting, sehingga target penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Tengah dapat tercapai sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....