Haflah Akhirussanah Dorong Santri Terus Mengaji di Pengadegan

  • 06 Jul 2026 11:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Haflah Akhirussanah Madrasah Diniyah Takmiliyah Minhajut Tholibin Desa Pengadegan digelar pada Jumat, 3 Juli 2026. Kegiatan mengusung tema membentuk generasi qurani, berakhlak mulia, berilmu untuk masa depan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu, 4 Juli 2026. Rangkaian acara meliputi ziarah, pawai obor, mujahadah, selawat, doa bersama, semaan Al Quran, penampilan santri, dan pengajian Mauidhoh Hasanah.

Pengasuh Madrasah Diniyah Takmiliyah Minhajut Tholibin, Ustadz Lukman Hasyim, menegaskan Haflah Akhirussanah bukan penanda berakhirnya proses belajar. Ia mengajak masyarakat terus mendukung anak-anak agar tetap mengaji setelah lulus dari sekolah formal.

"Masih ada anak-anak yang berhenti mengaji sebelum menyelesaikan tahapan belajarnya," kata Lukman Hasyim. "Mari, anak-anak yang belum mengaji diajak mengaji bersama," ujarnya.

Menurut Lukman, madrasah masih membuka jenjang lanjutan bagi santri yang ingin memperdalam ilmu agama. Ia mengatakan waktu belajar tersedia setelah Asar, Magrib, maupun Isya agar dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Lukman menyampaikan kegelisahannya terhadap semakin banyak anak yang berhenti mengaji setelah memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi. Ia menilai proses menuntut ilmu harus dilakukan bertahap dan berkelanjutan.

"Haflah Akhirussanah ini bukan berarti kegiatan belajar mengajar sudah selesai," ucapnya. "Mencari ilmu harus tahap demi tahap sampai benar-benar tuntas," katanya.

Pawai Obor Haflah Akhirussanah MDT Minhajut Tholibin Pengadegan (Foto: RRI/Iskandar)

Kepala Desa Pengadegan, Wasilah, mengapresiasi dedikasi pengurus dan para guru yang terus membina pendidikan keagamaan di desa. Ia berharap madrasah mampu mencetak generasi yang berakhlak mulia dan memiliki karakter Islam yang kuat.

"Saya mengucapkan selamat, terima kasih, dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus dan pengasuh madrasah," kata Wasilah. "Teruslah menjunjung tinggi Madrasah Diniyah Minhajut Tholibin dan dampingi putra-putri Bapak dan Ibu sekalian," ujarnya.

Perwakilan wali santri, Ustadz Farhan, menyampaikan penghargaan kepada seluruh dewan guru atas kesabaran membimbing para santri. Ia menilai perkembangan kemampuan santri terlihat dari hafalan serta penguasaan doa-doa harian yang ditampilkan dalam acara.

"Saya sangat berterima kasih atas waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membina anak-anak kami," kata Farhan. "Yang awalnya tidak bisa, alhamdulillah sekarang menjadi bisa," ucapnya.

Puncak Haflah Akhirussanah diisi pengajian Mauidhoh Hasanah dan doa bersama yang dipimpin K.H. Ma'ruf Salim, Pengasuh Pondok Pesantren Minhajut Tholabah. Kegiatan ditutup dengan harapan agar Madrasah Diniyah Takmiliyah Minhajut Tholibin terus berkembang serta mendapat dukungan masyarakat dalam mencetak generasi qurani yang berilmu dan berakhlak mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....