BMKG Imbau Warga Sumenep Waspadai Perubahan Cuaca Ekstrem Kemarau
- 05 Jul 2026 06:40 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Trunojoyo Kalianget memastikan kondisi cuaca di Kabupaten Sumenep dan wilayah Madura mulai berangsur stabil. Meski demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan suhu udara ekstrem dan fluktuasi gelombang laut.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Trunojoyo Kalianget, Arie Widjajanto menjelaskan bahwa hujan lokal yang sempat terjadi beberapa hari terakhir dipicu oleh suhu muka laut yang masih hangat di perairan Madura hingga Nusa Tenggara. Kondisi tersebut meningkatkan kandungan uap air sehingga mempercepat pembentukan awan hujan.
"Beberapa hari terakhir memang terjadi hujan bersifat lokal akibat suhu muka laut yang masih hangat sehingga kandungan uap air meningkat," katanya, Minggu 5 Juli 2026.
Arie menambahkan, saat ini dinamika atmosfer telah berubah seiring masuknya angin dari arah tenggara yang membawa massa udara lebih kering. Perubahan ini membuat pasokan uap air berkurang secara signifikan, sehingga peluang hujan menurun dan cuaca kembali didominasi kondisi cerah.
Kendati cuaca mulai cerah, BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai perbedaan suhu yang cukup tinggi antara dini hari dan siang hari karena rentan memengaruhi daya tahan tubuh. Selain itu, sektor maritim juga diminta tetap memantau pergerakan angin timuran yang berpotensi menaikkan tinggi gelombang.
"Kondisi laut saat ini masih relatif aman. Namun jika angin berubah menjadi angin timur murni, gelombang di perairan Madura berpotensi meningkat sehingga perlu diwaspadai," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....