HUT ke-28 Partai Bulan Bintang, Agus Mujayanto Ajak Perkuat Harmoni Agama dan Budaya

  • 04 Jul 2026 08:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) pada 17 Juli 2026, Ketua DPW PBB Jawa Tengah, Agus Mujayanto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga ukhuwah Islamiyah. Selain itu juga bisa merawat harmoni antara agama dan budaya sebagai fondasi persatuan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Agus dalam rangkaian kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama Presidium AdvoKAI Jawa Tengah, Joko Sutrisno, S.H., beserta para anggota. Kegiatan itu menjadi bagian dari persiapan menyambut HUT PBB yang mengusung tema "Handarbeni Hangrungkepi Keselarasan Agama & Budaya dengan Tepa Selira."

Agus mengatakan, peringatan HUT PBB tidak hanya menjadi agenda politik, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan pelestarian budaya di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Agama mengajarkan akhlak, sedangkan budaya mengajarkan tata krama.

"Ketika keduanya berjalan beriringan, akan lahir masyarakat yang rukun, saling menghormati, serta mampu menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya melalui rilis Jumat 3 Juli 2026.

Menurut Agus, nilai-nilai agama akan semakin kuat apabila diwujudkan melalui budaya yang santun, toleran, dan menghargai keberagaman. Karena itu, silaturahmi harus terus dijaga sebagai modal sosial dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

"Silaturahmi adalah kekuatan yang mampu menyatukan perbedaan. Dengan ukhuwah Islamiyah dan semangat tepa selira, kita dapat membangun kehidupan masyarakat yang damai, guyub, dan saling menghargai," katanya.

Selain mempererat persaudaraan, Agus juga mengingatkan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai identitas bangsa. Menurutnya, seni, budaya, dan kearifan lokal tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Budaya adalah warisan leluhur yang wajib kita rawat. Melalui pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal, kita menjaga jati diri bangsa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," jelasnya.

Agus yang lahir di Demak pada 2 Oktober 1983 dikenal aktif dalam pelestarian seni dan budaya Jawa. Ia juga dikenal sebagai cicit Sunan Kalijaga yang mewarisi semangat dakwah melalui pendekatan budaya.

Dalam kiprah organisasinya, Agus pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di Partai Bulan Bintang, di antaranya Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ketua Badan Otonom Nasional Bidang Kesenian, Kearifan Lokal, Pariwisata dan Kebudayaan, serta kini menjabat Ketua DPW PBB Jawa Tengah, Ketua Bulan Sabit Merah PBB Jawa Tengah, dan Pembina Tosan Aji Jawa Tengah.

Menutup kegiatan tersebut, Agus berharap HUT PBB ke-28 menjadi momentum memperkuat pengabdian kepada masyarakat serta menjaga persatuan bangsa.

"Melalui semangat Handarbeni Hangrungkepi Keselarasan Agama & Budaya dengan Tepa Selira, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, melestarikan budaya, serta menjadikan agama sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis dan bermartabat," pungkasnya.

Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat itu menjadi simbol komitmen bersama antara tokoh masyarakat, organisasi profesi, dan berbagai elemen bangsa untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga keharmonisan, serta mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang rukun, berbudaya, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....