Kunjungan Wisata ke Karangasem Turun hingga 45 Persen

  • 03 Jul 2026 19:35 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Karangasem – Penurunan kunjungan wisata ke Kabupaten Karangasem diperkirakan mencapai 40 hingga 45 persen dibandingkan tahun lalu. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem, I Wayan Kariasa, mengatakan kondisi tersebut terutama dipengaruhi berkurangnya kunjungan wisatawan Eropa yang selama ini menjadi salah satu pasar utama pariwisata Karangasem.

"Kalau kita lihat perkembangan dari tahun lalu dibandingkan tahun ini, tingkat kunjungan boleh dibilang menurun hampir 40 persen. Penurunan terjadi untuk kunjungan wisatawan Eropa ke Bali, khususnya Karangasem, hampir 40 sampai 45 persen," ujar I Wayan Kariasa kepada RRI.CO.ID, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurut Kariasa, penurunan kunjungan dipengaruhi meningkatnya biaya perjalanan, seperti harga tiket transportasi dan BBM, yang membuat sebagian wisatawan mengurangi perjalanan. Selain itu, wisatawan Eropa juga terdampak terganggunya jalur transit di kawasan Timur Tengah sehingga banyak yang membatalkan maupun menunda perjalanan ke Bali.

"Banyak tamu-tamu yang cancel, sehingga ini juga sangat berpengaruh untuk tingkat kunjungan hotel di Kabupaten Karangasem," ujar I Wayan Kariasa.

Menurut Kariasa, penurunan kunjungan membuat pelaku hotel melakukan efisiensi dengan mengoptimalkan karyawan yang ada serta membatasi perekrutan tenaga kerja baru. "Dalam hal rekrutmen pastinya akan agak terbatas. Kami mengoptimalkan orang-orang yang ada di tim dulu karena situasi yang tidak memungkinkan. Mau tidak mau efisiensi harus kita lakukan sebaik-baiknya," ujar I Wayan Kariasa.

PHRI Karangasem berharap kondisi pariwisata segera membaik sehingga kunjungan wisata dan tingkat hunian hotel dapat kembali meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....