Tekan Pengangguran, Pendampingan UMKM Jadi Strategi BBPVP Semarang
- 03 Jul 2026 16:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang mengoptimalkan program pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai strategi menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menekan angka pengangguran. Program tersebut membekali pelaku UMKM dengan kemampuan pemasaran digital dan pendampingan usaha agar mampu meningkatkan produktivitas.
Kepala BBPVP Semarang, Fikri Kurniakiki mengatakan animo masyarakat terhadap program tersebut pun cukup tinggi. Dari target awal 100 peserta, hingga kini tercatat 248 pelaku UMKM telah mendaftar untuk mengikuti program pendampingan.
Menurutnya, seluruh pendaftar akan melalui proses kurasi. “Dari 248 pendaftar itu nantinya akan kami kurasi menjadi 20 pelaku UMKM yang akan mengikuti pendampingan intensif bekerja sama dengan Goput," kata Fikri, Kamis, 2 Juli 2026.
Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pelatihan digital marketing dan bergabung dalam ekosistem pemasaran digital Goput. Setelah itu, mereka tetap memperoleh pendampingan berkelanjutan, termasuk konsultasi untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Fikri menjelaskan, materi yang diberikan meliputi literasi digital, literasi keuangan, strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, hingga peningkatan produktivitas usaha. Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM memperluas pasar dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Menurutnya, peningkatan kapasitas pelaku UMKM akan berdampak langsung terhadap perkembangan usaha. Ketika produktivitas dan omzet meningkat, kebutuhan tenaga kerja juga akan bertambah.
"Tujuan akhirnya adalah meningkatkan produktivitas usaha. Kalau omzet meningkat, tentu peluang perluasan kesempatan kerja juga akan terbuka sehingga bisa berkontribusi terhadap pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan," ujarnya.
Melalui program tersebut, BBPVP Semarang berharap semakin banyak UMKM mampu naik kelas dan bersaing di pasar digital. Penguatan kapasitas pelaku usaha juga diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....