DPRD Batam dan FPK Perkuat Kolaborasi Jaga Persatuan Masyarakat

  • 03 Jul 2026 07:36 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Kondisi sosial yang harmonis dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Kota Batam. Karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan elemen masyarakat terus didorong agar stabilitas sosial tetap terjaga di tengah keberagaman penduduk.

Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan saat Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menerima jajaran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batam bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Kamis, 2 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai upaya menjaga persatuan sekaligus mendukung iklim pembangunan di Batam.

Menurut Kamaluddin, berbagai masukan yang disampaikan FPK penting sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat.

“Kita sangat berterima kasih atas berbagai masukan dari FPK, dan ini akan kita bahas bersama rekan-rekan di DPRD,” ungkap Kamaluddin.

Ia menilai keberadaan FPK selama ini memiliki kontribusi dalam membangun komunikasi antarkelompok masyarakat serta menjaga hubungan yang harmonis di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang menjadi karakteristik Kota Batam.

Kamaluddin juga menyatakan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan FPK, termasuk kegiatan dialog kebangsaan yang bertujuan memperkuat nilai toleransi, semangat persatuan, dan pembauran di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik. Stabilitas sosial justru menjadi fondasi yang menentukan keberlangsungan berbagai program pembangunan daerah.

“Untuk mencapai kemajuan Batam, sinergi sosial dalam masyarakat adalah kunci utama. Dengan kondisi sosial yang rukun dan guyub, berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik serta meningkatkan daya saing Batam sebagai tujuan investasi global,” tegasnya.

Melalui diskusi tersebut, DPRD dan FPK berharap komunikasi antarlembaga dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan sosial di masyarakat dapat diantisipasi sejak dini, sekaligus menjaga Batam tetap kondusif sebagai daerah tujuan investasi dan kota dengan masyarakat yang majemuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....