Banyumas Terapkan AI pada Portal Satu Data "Dimas Satria"

  • 02 Jul 2026 15:44 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghadirkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada Portal Satu Data Dimas Satria, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi pemerintah secara lebih cepat, mudah, dan interaktif.

Implementasi teknologi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Implementasi Artificial Intelligence pada Portal Satu Data Dimas Satria sekaligus serah terima Sanggar Rencana Pramuka yang digelar di Aula FPIS Universitas Amikom Purwokerto, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie yang mewakili Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, didampingi Rektor Universitas Amikom Purwokerto Prof. Berlilana, serta diikuti jajaran organisasi perangkat daerah, akademisi, dan tamu undangan.

Ketua panitia, Prof. Taqwa Hariguna, mengatakan perkembangan teknologi AI telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Menurutnya, kini banyak orang menjadikan AI sebagai rujukan pertama untuk mencari berbagai informasi, mulai dari data, rekomendasi, hingga solusi atas berbagai persoalan sehari-hari.

"Saat ini ada fenomena di mana masyarakat langsung bertanya ke AI saat bingung mencari informasi. AI mampu menyajikan data kuantitatif yang akurat bahkan memberikan saran yang interaktif untuk kemudian didiskusikan lebih lanjut," ujarnya.

Ia menjelaskan, penerapan AI pada Portal Satu Data Dimas Satria merupakan langkah strategis. Bahkan, inovasi tersebut disebut sebagai implementasi AI pertama pada portal satu data pemerintah daerah di Indonesia.

Melalui integrasi AI, masyarakat tidak lagi hanya mengakses informasi secara konvensional, tetapi dapat berinteraksi langsung melalui fitur tanya jawab untuk memperoleh berbagai informasi layanan publik. Sistem tersebut juga telah terhubung dengan sejumlah layanan digital, termasuk informasi mengenai sistem pembayaran digital yang tersedia di dalam portal.

Menurut Prof. Taqwa, inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang lebih inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Langkah adaptif ini diharapkan dapat menginspirasi institusi lain serta memperkuat sinergi antara dunia akademis dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem digital yang solutif bagi masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan, sebelum dilakukan pengembangan, Portal Satu Data masih berbasis web konvensional sehingga masyarakat sering mengalami kesulitan ketika mencari data maupun informasi yang dibutuhkan.

Ia menjelaskan, gagasan penerapan AI berawal dari ide akademik yang muncul saat dirinya menempuh pendidikan. Gagasan tersebut kemudian dikembangkan dan diselaraskan dengan arahan pimpinan daerah agar pelayanan publik di Banyumas mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus semakin mudah diakses masyarakat.

"Dulu berbasis web, kalau orang mencari data itu susah dan ribet. Di musim AI sekarang ini, kita adopsi teknologinya. Jika dulu mencari data di portal terasa rumit, sekarang dengan AI semua informasi bisa diakses dengan jauh lebih mudah dan cepat," tuturnya.

Agus menambahkan, pemanfaatan AI tidak hanya ditujukan bagi masyarakat, tetapi juga dapat digunakan secara bersama oleh seluruh perangkat daerah. Integrasi sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus menekan biaya operasional.

"Pemanfaatan AI secara bersama-sama ini diharapkan dapat menekan biaya operasional menjadi tidak terlalu tinggi. Pemerintah juga mengharapkan feedback dari pemanfaatan teknologi ini agar roda ekonomi daerah dapat berkembang lebih baik," ujarnya.

Melalui implementasi AI pada Portal Satu Data Dimas Satria, Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, berbasis data, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....