Libur Sekolah, Pemindahan Armada Dari Cicaheum Dongkrak Aktivitas Leuwipanjang

  • 02 Jul 2026 11:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Aktivitas di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, mengalami peningkatan signifikan setelah pemindahan sebagian besar armada bus dari Terminal Cicaheum. Kondisi tersebut semakin terasa pada masa libur sekolah, di mana jumlah penumpang meningkat hingga 50 persen, terutama pada akhir pekan.

‎Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat, mengatakan lonjakan penumpang paling tinggi terjadi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Menurutnya, perpindahan armada ke Terminal Leuwipanjang yang dibarengi dengan musim liburan membuat terminal menjadi jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

‎"Kalau yang signifikan itu terjadi pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Ada peningkatan penumpang sampai 50 persen," ujar Asep, Kamis 2 Juli 2026.

‎Ia menjelaskan, pada hari kerja peningkatan jumlah penumpang berkisar sekitar 20 persen. Sementara itu, saat akhir pekan dan libur sekolah, jumlah masyarakat yang memanfaatkan transportasi bus antarkota dan antarprovinsi meningkat cukup tajam.


‎Menurut Asep, tujuan perjalanan yang paling banyak diminati penumpang selama masa liburan adalah kawasan wisata, seperti Bali dan Pangandaran. Kedua daerah tersebut menjadi destinasi favorit masyarakat yang memanfaatkan momentum liburan sekolah bersama keluarga.

‎"Kalau hari biasa peningkatannya sekitar 20 persen. Yang paling banyak tujuan Bali dan Pangandaran karena memang sedang musim liburan sekolah," katanya.

‎Dari sisi operasional, Terminal Leuwipanjang kini melayani lebih dari 150 armada bus dari berbagai perusahaan otobus (PO). Namun, berdasarkan pengaturan operasional yang dilakukan pihak terminal, sekitar 100 armada menjadi yang paling aktif melayani keberangkatan setiap harinya.

‎Asep menyebutkan, PO Budiman menjadi salah satu operator dengan jumlah armada terbanyak yang beroperasi di Terminal Leuwipanjang. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 100 perusahaan otobus yang kini beroperasi setelah proses pemindahan dari Terminal Cicaheum.

‎"Sekarang yang aktif kurang lebih ada 100 perusahaan otobus. Kalau berdasarkan data sebelumnya di Terminal Cicaheum jumlahnya memang lebih dari 160 PO. Namun setelah dilakukan penataan dan pengaturan operasional di Leuwipanjang, yang aktif melayani sekitar 100 armada," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....