BPS Sulbar: Ketergantungan Pasokan Luar Daerah Picu Bawang Merah Alami Inflasi
- 02 Jul 2026 12:05 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat menilai ketergantungan pasokan bawang merah dari luar daerah masih menjadi faktor utama yang membuat komoditas tersebut terus menjadi penyumbang inflasi di Sulawesi Barat.
Kepala BPS Sulawesi Barat, Suri Handayani, mengatakan bawang merah kembali menjadi komoditas dengan andil inflasi tertinggi secara bulanan (month to month) pada Juni 2026. Namun, kenaikan harganya masih tergolong rendah, yakni hanya memberikan andil sebesar 0,16 persen terhadap inflasi.
"Saya lihat di sini masih bawang merah itu, tapi naiknya juga tidak terlalu tinggi ya, 0,16 persen. Kalau bawang merah saya kira ini masih masalah yang sama dengan tahun-tahun lalu, belum ada yang khusus," kata Suri Handayani, saat diwawancara, Kamis 2 Juli 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena kebutuhan bawang merah masyarakat Sulawesi Barat masih bergantung pada pasokan dari provinsi tetangga. Sementara itu, produksi lokal belum mampu memenuhi permintaan konsumsi masyarakat secara optimal.
"Bawang merah di Sulawesi Barat masih sebagian dibantu penyediaannya dari provinsi sebelah. Sementara panen lokal itu masih terbatas," ujarnya.
Suri menilai kondisi ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat produksi bawang merah di dalam daerah. Peningkatan produktivitas dinilai penting agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil panen lokal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah.
"Jadi mungkin ini menjadi satu tanda bahwa kita perlu meningkatkan produksi domestik juga untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi lokal, supaya kita bisa mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah," jelasnya.
BPS berharap penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas hortikultura strategis seperti bawang merah, dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Barat pada masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....