Tes Samapta Casis Bintara TNI AU di Lanud Hang Nadim Berjalan Lancar
- 02 Jul 2026 00:18 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Lanud Hang Nadim melaksanakan tes kesamaptaan jasmani bagi Calon Siswa (Casis) Bintara Prajurit Karier (PK) Gelombang II Angkatan ke-58 Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari rangkaian seleksi penerimaan prajurit TNI Angkatan Udara. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu 1 Juni 2026 ini menjadi tahapan penting untuk mengukur kesiapan fisik para peserta sebelum mengikuti seleksi lanjutan di tingkat pusat.
Tes kesamaptaan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Sementara (Pgs.) Kasubsibinjaskemil Lanud Hang Nadim, Letda Kes Vithorino. Sebanyak 35 calon siswa mengikuti seluruh rangkaian pengujian dengan penuh semangat dan disiplin. Seluruh peserta diwajibkan memenuhi standar kemampuan jasmani yang telah ditetapkan sebagai syarat menjadi prajurit TNI AU.
Rangkaian pengujian diawali dengan Samapta A berupa lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan kardiovaskular peserta. Setelah itu, para casis melanjutkan Samapta B yang terdiri atas pull up, sit up, push up, dan shuttle run. Setiap materi memiliki indikator penilaian tersendiri guna mengukur kekuatan otot, kelincahan, kecepatan, serta ketahanan fisik calon prajurit.
Setelah menyelesaikan seluruh tes di darat, peserta kembali diuji melalui tes renang. Materi ini menjadi salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki calon prajurit TNI Angkatan Udara. Selain mengukur kemampuan berenang, tes tersebut juga menjadi bagian dari penilaian keberanian, ketahanan fisik, dan kesiapan menghadapi berbagai kondisi saat menjalankan tugas di masa mendatang.
Pgs. Kasubsibinjaskemil Lanud Hang Nadim, Letda Kes Vithorino, menjelaskan bahwa tes kesamaptaan bertujuan untuk mengetahui kemampuan fisik, daya tahan, dan kesiapan jasmani para calon siswa sebelum mengikuti tahapan seleksi berikutnya di tingkat pusat. Menurutnya, kondisi fisik yang prima merupakan modal utama bagi setiap calon prajurit dalam menjalani pendidikan militer yang menuntut disiplin dan ketangguhan.
Seleksi penerimaan prajurit TNI AU tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan akademik dan kesehatan, tetapi juga kesiapan jasmani serta mental. Oleh karena itu, setiap tahapan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional untuk memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan masing-masing. Proses seleksi yang ketat diharapkan mampu menghasilkan prajurit yang memiliki integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara.
Lanud Hang Nadim menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui tahapan kesamaptaan ini, diharapkan akan lahir calon-calon prajurit TNI Angkatan Udara yang sehat, tangguh, disiplin, serta siap menghadapi tantangan tugas dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia dan mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....