Ruang Sidang DPRD Dompu Dirusak Massa, Paripurna Dipindah ke Aula Dikpora

  • 01 Jul 2026 15:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang dijadwalkan membahas laporan Badan Anggaran (Banggar), terpaksa dipindahkan dari ruang sidang utama DPRD ke Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Dompu.

Pemindahan lokasi sidang itu dilakukan menyusul rusaknya ruang rapat paripurna akibat aksi demonstrasi gabungan mahasiswa yang menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta memprotes kelangkaan gas LPG.

Keputusan pemindahan tersebut tertuang dalam surat undangan resmi yang ditandatangani Wakil Ketua DPRD Dompu, Kurnia Ramadhan.

Dalam surat bernomor 005/136/170 tertanggal 30 Juni 2026 itu, disebutkan ada tiga agenda utama yang akan dibahas dalam sidang paripurna.

Agenda tersebut meliputi penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, jawaban pemerintah daerah, penyampaian kata akhir fraksi-fraksi DPRD, serta sambutan Bupati Dompu.

Pemindahan lokasi dilakukan untuk memastikan agenda kelembagaan tetap berjalan meski situasi internal DPRD masih terdampak pasca insiden perusakan fasilitas ruang sidang.

Sebelumnya, gabungan organisasi mahasiswa yang terdiri dari HMI, PMII, dan Eks LMMD menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Dompu dan Kantor Bupati Dompu.

Dalam aksi di DPRD, massa dilaporkan merusak sejumlah fasilitas kantor, termasuk mengeluarkan kursi-kursi sidang dari ruang rapat paripurna.

Aksi tersebut sempat memicu gangguan terhadap aktivitas kelembagaan di DPRD, hingga berimbas pada perubahan lokasi rapat paripurna.

Sementara di Kantor Bupati Dompu, massa aksi juga sempat terlibat ketegangan dengan Bupati Dompu, Bambang Firdaus. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait pemicu ketegangan tersebut.

Meski demikian, DPRD Dompu memastikan agenda pembahasan pertanggungjawaban APBD tetap berjalan sesuai jadwal, meski harus dilakukan di lokasi alternatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....