Bupati Bima Ajak Masyarakat Perkuat Identitas Budaya Daerah
- 01 Jul 2026 08:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima resmi membuka Festival Pesona Dana Mbojo sebagai rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Bima (HJB) ke-386. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bima berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat yang memadati lokasi acara.
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy yang didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya perhelatan budaya terbesar di Kabupaten Bima yang akan berlangsung selama beberapa hari dengan menampilkan beragam kekayaan seni dan budaya daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, M.Sc, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta ribuan warga dari berbagai kecamatan.
Mengusung tema“Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya”, Festival Pesona Dana Mbojo menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan memperkenalkan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan modern dipadukan dalam satu panggung besar yang memukau para pengunjung.
Dalam sambutannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa Festival Pesona Dana Mbojo bukan hanya kegiatan hiburan semata, melainkan bagian dari upaya pelestarian budaya dan penguatan identitas daerah di tengah derasnya arus modernisasi.
“Festival Pesona Dana Mbojo bukan sekadar agenda hiburan, tetapi memiliki makna yang lebih besar sebagai media untuk merawat sejarah, memperkuat identitas budaya, dan membangun optimisme masyarakat dalam menyongsong masa depan Kabupaten Bima,” ujar Bupati.
Menurutnya, budaya merupakan kekuatan besar yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya Bima menjadi fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda agar tetap mencintai daerah dan tidak kehilangan jati dirinya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan budaya lokal melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Dengan demikian, budaya Bima tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan masa depan daerah.
“Festival ini menjadi ruang bertemunya tradisi dan kreativitas. Warisan budaya yang kita miliki harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus agar tetap menjadi identitas Kabupaten Bima,” tegasnya.
Malam pembukaan festival diwarnai dengan penampilan seni kontemporer berbasis tradisi, pertunjukan musik tradisional Bima, tarian daerah, serta berbagai atraksi budaya lainnya yang mengundang decak kagum masyarakat. Sorak-sorai penonton terdengar setiap kali para seniman lokal menampilkan pertunjukan terbaik mereka.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa budaya masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Bima. Festival tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari Dana Mbojo.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bima berharap semangat pelestarian budaya terus tumbuh sehingga Kabupaten Bima mampu mempertahankan identitasnya sebagai daerah yang kaya akan tradisi, adat istiadat, dan nilai-nilai kearifan lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....