Emanuel Gottlieb Leutze: Pelukis Sejarah Ikon “Washington Crossing the Delaware”

  • 30 Jun 2026 20:42 WIB
  •  Batam

Emanuel Gottlieb Leutze: Pelukis Sejarah di Balik Ikon “Washington Crossing the Delaware”

RRI.CO.ID, Batam - Emanuel Gottlieb Leutze (24 Mei 1816 – 18 Juli 1868) adalah pelukis sejarah kelahiran Jerman yang kemudian berkarya di Amerika Serikat dan dikenal luas melalui karya ikoniknya, Washington Crossing the Delaware (1851), serta keterkaitannya dengan Düsseldorf School of Painting.

Leutze lahir di Schwäbisch Gmünd, Kerajaan Württemberg, Jerman, sebelum dibawa ke Amerika Serikat pada tahun 1825 saat masih anak-anak. Ia tumbuh di Fredericksburg, Virginia, dan kemudian menetap di Philadelphia. Minatnya pada seni mulai berkembang ketika ia merawat ayahnya yang sakit, di mana ia mulai menggambar untuk mengisi waktu. Setelah ayahnya meninggal pada 1831, Leutze yang masih remaja mulai menghasilkan uang dengan melukis potret.

Pada usia 14 tahun, ia sudah melukis potret dengan bayaran sekitar lima dolar per karya untuk menopang hidupnya. Ia kemudian mendapat pelatihan seni formal di Philadelphia pada 1834. Karier awalnya berkembang melalui karya potret dan rencana untuk menerbitkan lukisan tokoh-tokoh penting Amerika, meski mendapat sedikit dukungan pada saat itu.

Pada tahun 1840, salah satu karyanya menarik perhatian dan membawanya kembali ke Jerman untuk belajar di Kunstakademie Düsseldorf. Ia hanya bertahan satu tahun karena sikapnya yang anti-akademik, namun tetap dipengaruhi oleh sejumlah pelukis Eropa, termasuk Karl Friedrich Lessing. Ia kemudian melanjutkan studi di Munich, serta melakukan perjalanan seni ke Venesia dan Roma untuk mempelajari karya-karya besar seniman seperti Titian dan Michelangelo. Dalam periode ini, ia menghasilkan beberapa karya bertema Christopher Columbus yang mulai mengangkat namanya di dunia seni Eropa.

Pada 1845, Leutze kembali ke Düsseldorf, menikah, dan menetap di sana selama sekitar 14 tahun. Ia aktif dalam komunitas seni dan mendukung seniman Amerika yang datang ke Eropa. Ia juga terlibat dalam berbagai organisasi seni di Jerman, termasuk Düsseldorf Artists’ Association, serta mendukung gerakan revolusi 1848 di Eropa. Dari latar inilah ia kemudian menciptakan karya paling terkenalnya, Washington Crossing the Delaware, yang menggambarkan semangat Revolusi Amerika sebagai inspirasi bagi gerakan liberal di Eropa.

Lukisan tersebut pertama kali selesai pada 1850, namun versi awalnya rusak akibat kebakaran studio dan kemudian dipulihkan sebelum akhirnya menjadi koleksi Kunsthalle Bremen. Versi kedua yang lebih besar kemudian dibuat untuk pasar seni New York dan dipamerkan pada 1851. Karya ini kini disimpan di Metropolitan Museum of Art, New York, dan menjadi salah satu ikon paling terkenal dalam seni sejarah Amerika.

Leutze kemudian kembali ke Amerika Serikat pada 1859 dan membuka studio di New York City. Ia juga bekerja di Washington, D.C., dan menghasilkan sejumlah potret tokoh penting, termasuk Ketua Mahkamah Agung Roger B. Taney. Pada 1860, ia mendapat komisi dari Kongres Amerika Serikat untuk menghiasi gedung Capitol dengan karya besar berjudul Westward the Course of Empire Takes Its Way.

Pada masa akhir hidupnya, Leutze menjadi anggota National Academy of Design dan Union League Club of New York. Ia meninggal di Washington, D.C. pada usia 52 tahun akibat heat stroke, dan dimakamkan di Glenwood Cemetery. Saat wafat, ia masih mengerjakan karya bertema penghapusan perbudakan, The Emancipation of the Slaves, yang belum selesai.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....