BBPOM Mataram Bekali Ratusan UMKM dan KWT Terapkan Standar Keamanan Pangan

  • 30 Jun 2026 17:41 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram memberikan edukasi mengenai standar mutu dan keamanan pangan kepada ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Lombok Tengah. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas produk pangan lokal agar lebih aman dan memiliki daya saing.

Kegiatan berlangsung di Amphiteater Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Pariwisata Lombok, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, 25 Juni 2026.

Bimbingan teknis diselenggarakan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Nusa Tenggara Barat melalui Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) dan diikuti 235 peserta yang terdiri atas KWT, pelaku UMKM, penyuluh pertanian, pendamping desa, petani, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, menyampaikan materi mengenai "Standar Mutu dan Keamanan Pangan bagi UMKM". Materi tersebut meliputi penerapan keamanan pangan mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi produk kepada konsumen.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai penerapan higiene dan sanitasi pangan, ketentuan pelabelan pangan olahan, serta pentingnya memenuhi persyaratan legalitas dan perizinan produk.

"Kelompok wanita tani dan UMKM memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap standar mutu dan keamanan pangan menjadi sangat penting agar produk yang dihasilkan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memenuhi aspek keamanan dan kualitas yang dipersyaratkan," jelas Yogi.

Menurutnya, penerapan standar keamanan pangan menjadi faktor penting untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Kegiatan tersebut juga diwarnai sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Peserta menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai praktik higiene dan sanitasi, pengolahan pangan yang baik, hingga proses pemenuhan izin usaha pangan olahan.

Melalui kegiatan itu, BBPOM Mataram berharap pelaku UMKM dan KWT mampu menerapkan standar keamanan pangan secara konsisten sehingga produk yang dihasilkan semakin kompetitif di pasar daerah maupun nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....