PMI Asal Sampang Pulang setelah 20 Tahun Hilang Kontak

  • 30 Jun 2026 19:05 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura, akhirnya kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun bekerja di Yordania tanpa kabar. Keluarga yang selama ini kehilangan kontak bahkan sempat mengira perempuan bernama Susan tersebut telah meninggal dunia.

Susan diketahui merupakan warga Dusun Crecet, Desa Tobai, Kecamatan Sokobanah. Kepulangannya difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yordania dan dijemput oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sampang di Bandara Juanda, Surabaya, pada 16 Juni 2026.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Uriantono Triwibowo melalui stafnya, M. Lutfi, mengatakan pihaknya memperoleh informasi dari Kedutaan Yordania mengenai adanya pemulangan seorang PMI asal Sampang bernama Susan.

"Kami mendapat informasi ada pemulangan dari Yordania atas nama Susan, warga Sampang. Setelah ditelusuri, kami berhasil menemukan keluarganya di Kecamatan Sokobanah, lalu kami lakukan penjemputan di Bandara Surabaya," kata M. Lutfi, Selasa 30 Juni 2026.

Baca juga: https://rri.co.id/sampang/regional/2103451/ratusan-pmi-ilegal-sampang-dideportasi

Menurut Lutfi, Susan berangkat bekerja ke Yordania pada akhir 2006. Selama sekitar satu tahun pertama, keluarga masih sempat berkomunikasi. Namun setelah itu, seluruh komunikasi terputus hingga dua dekade lamanya.

"Selama hampir 20 tahun keluarganya tidak mengetahui kabarnya. Mereka mengira Susan telah meninggal dunia karena tidak pernah ada kontak lagi," ujarnya.

Lutfi mengatakan suasana haru menyelimuti proses kepulangan Susan.

"Keluarga menyambutnya dengan penuh kebahagiaan setelah penantian panjang selama puluhan tahun tanpa kepastian mengenai keberadaannya,"tutupnya.

Baca juga: https://rri.co.id/sampang/internasional/2233337/disnaker-sampang-minta-keluarga-pmi-rutin-jalin-komunikasi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....