Made Selamet: Polri Harus Semakin Profesional dan Netral
- 30 Jun 2026 09:25 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pelayanan Polri di NTB dinilai sudah cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan agar lebih profesional, jujur, dan berorientasi pada pelayanan publik
- Masih terdapat keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian yang perlu menjadi perhatian dan bahan evaluasi
- Made Selamet berharap Polri tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis
- Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Made Selamet mengajak Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat
- Pembangunan NTB membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk Polri, sesuai tugas dan fungsinya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban
RRI.CO.ID, Mataram – Wakil rakyat di DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga netralitas dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.
Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Ir. Made Selamet, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, pelayanan kepolisian di NTB secara umum sudah berjalan dengan baik, namun masih perlu penyempurnaan agar semakin profesional, jujur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"Kalau kita berbicara di NTB, secara umum pelayanannya sudah cukup baik. Tetapi tetap perlu ditingkatkan agar lebih profesional dan lebih jujur, karena masih ada sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan," ujarnya, Selasa 30 Juni 2026.
Sebagai politisi yang terjun langsung ke masyarakat, Made Selamet mengaku merasakan adanya persepsi publik bahwa aparat kepolisian dalam beberapa tahun terakhir kerap dikaitkan dengan dinamika politik. Karena itu, ia berharap Polri dapat kembali menjalankan fungsi utamanya secara independen dan menjaga kepercayaan seluruh lapisan masyarakat.
"Kami berharap Polri kembali kepada jati dirinya sebagai institusi yang profesional. Jangan sampai tergeret ke dalam politik, karena polisi adalah milik seluruh rakyat dan harus mengayomi semua tanpa membedakan," katanya.
Politsi PDIP NTB ini menilai, profesionalisme menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat juga perlu terus dilakukan agar citra Polri semakin baik di mata masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Menurutnya, seluruh elemen, termasuk Polri, memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Membangun NTB tidak bisa dibebankan kepada satu atau dua pihak saja. Semua harus terlibat, termasuk Polri, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing," ungkapnya.
Terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di NTB, Made Selamet menilai kinerja Polri sejauh ini sudah cukup baik. Ia melihat aparat kepolisian telah menjalankan tugasnya dalam menjaga keamanan masyarakat secara maksimal.
"Kalau dari sisi kamtibmas, saya melihat sudah cukup maksimal. Secara umum Polri telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjaga keamanan masyarakat," ujarnya.
Made Selamet menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri. Ia berharap momentum tersebut menjadi pengingat untuk terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan pelayanan publik, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat.
"Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Jadilah polisi yang semakin profesional, benar-benar bersama rakyat, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta tetap menjaga netralitas demi kepentingan bangsa dan negara," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....