Pemkot Makassar Tanggung Biaya Sekolah Siswa Tak Lolos SPMB
- 30 Jun 2026 10:01 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar memastikan seluruh siswa yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya. Melalui program sekolah swasta gratis yang diinisiasi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebanyak 55 SMP swasta telah resmi bergabung sebagai mitra pemerintah.
Program ini merupakan solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri sekaligus bentuk komitmen Pemkot Makassar dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan seluruh biaya pendidikan bagi siswa yang dialihkan ke sekolah swasta akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar.
"Tahun 2026 ini, Pemkot Makassar menggandeng puluhan sekolah swasta sebagai mitra untuk menampung peserta didik yang tidak memperoleh kursi di sekolah negeri. Seluruh biaya pendidikan siswa yang masuk di sekolah swasta akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar," ujar Munafri, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya menjadi solusi atas terbatasnya kuota sekolah negeri, tetapi juga menjadi upaya pemerataan kualitas pendidikan dan penguatan peran sekolah swasta dalam sistem pendidikan di Kota Makassar. Munafri berharap semakin banyak sekolah swasta bergabung dalam program tersebut agar seluruh siswa yang belum tertampung di sekolah negeri tetap dapat mengenyam pendidikan.
"Kami ingin sekolah-sekolah swasta juga bertumbuh. Karena itu, anak-anak yang tidak tertampung di sekolah negeri akan kami distribusikan ke sekolah swasta. Semua anak harus mendapatkan layanan pendidikan yang sama, di mana pun mereka bersekolah," tegasnya.
Ia juga meminta sekolah-sekolah mitra menyiapkan sarana, prasarana, dan tenaga pendidik yang memadai untuk menerima tambahan peserta didik pada tahun ajaran baru.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan program tersebut menjadi inovasi Pemerintah Kota Makassar untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri. "Tahun 2026 ini sekolah swasta ikut mengakomodasi anak-anak kita dan itu tidak berbayar. Seluruh biayanya ditanggung Pemerintah Kota Makassar," kata Achi.
Ia mengungkapkan, awalnya pemerintah menyiapkan 69 sekolah swasta untuk bergabung. Namun hingga saat ini, sebanyak 55 sekolah telah resmi bekerja sama dan siap menerima siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.
Menurut Achi, keterlibatan sekolah swasta juga menjadi solusi bagi wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap sekolah negeri. Melalui pilihan sekolah keempat maupun kelima pada sistem SPMB, siswa tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta mitra.
"Orang tua tidak perlu khawatir apabila anaknya belum diterima di sekolah negeri. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, Pemkot Makassar memastikan seluruh siswa tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa dibebani biaya sekolah," ujarnya.
Sebanyak 55 SMP swasta yang telah resmi bergabung dalam program sekolah swasta gratis tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kota Makassar dan siap menerima peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....