Orang Tua Diminta Mendampingi Anak Menggunakan Teknologi, Bukan Melarang
- 30 Jun 2026 11:27 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Perkembangan teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak-anak saat ini, termasuk anak dengan autisme. Karena itu, orang tua tidak dianjurkan melarang penggunaan teknologi secara total, melainkan mendampingi anak agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung proses belajar dan perkembangan mereka.
Hal tersebut disampaikan Dosen sekaligus Kepala Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Batam (ITEBA), Alvendo Wahyu Aranski, dalam Indonesia Autism Summit (INAS) 2026 di Batam, Jumat, 12 Juni 2026. Ia mengatakan hampir seluruh aktivitas masyarakat kini bersinggungan dengan teknologi sehingga anak juga tumbuh di lingkungan yang dipenuhi berbagai perangkat digital.
Menurut Alvendo, anak dengan autisme umumnya memiliki ketertarikan terhadap teknologi karena tampilannya bersifat visual, memiliki pola yang jelas, serta mudah diprediksi. Kondisi itu membuat mereka lebih mudah memahami informasi yang disajikan melalui media digital.
"Anak autisme itu sering tertarik pada teknologi karena lebih terstruktur, ada visualnya kemudian dapat diprediksi," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penggunaan teknologi tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak yang kurang baik. Anak cenderung meniru apa yang dilihat di layar tanpa memahami apakah perilaku tersebut aman diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Alvendo menekankan pentingnya keterlibatan orang tua selama anak menggunakan gawai. Orang tua perlu mengetahui konten yang ditonton sekaligus membantu anak memahami perbedaan antara dunia digital dan dunia nyata.
"Bukan berarti kita harus melarang dia menggunakan teknologi. Harus kita temani, harus kita kawal, harus kita pelajari, harus kita kuasai. Kalau teknologi yang menguasai kita, nah itulah bentuknya," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, mulai dari mengenalkan huruf, angka, warna, hingga melatih kemampuan komunikasi melalui berbagai aplikasi edukasi. Namun, seluruh proses tersebut tetap membutuhkan interaksi langsung dengan orang tua agar pembelajaran menjadi lebih optimal.
Alvendo menambahkan bahwa keberhasilan penggunaan teknologi bukan ditentukan oleh kecanggihan perangkat, melainkan bagaimana orang tua mendampingi anak selama proses belajar berlangsung. Dengan demikian, teknologi dapat menjadi sarana yang membantu perkembangan anak tanpa mengurangi interaksi sosial di lingkungan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....