Pemko Padang Panjang Ajak Akademisi Rumuskan Strategi Penguatan Citra Kota

  • 29 Jun 2026 00:04 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang memperkuat kolaborasi dengan akademisi, budayawan, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah strategis membangun citra kota. Penguatan dilakukan melalui sejarah dan kebudayaan.

Komitmen itu mengemuka dalam temu ramah bersama narasumber Seminar Internasional Refleksi Satu Abad Gempa Kota Padang Panjang di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Minggu 28 Juni 2026 malam. Pertemuan membahas rencana penyusunan buku sejarah Padang Panjang, termasuk peristiwa Gempa 1926.

Wali Kota Hendri Arnis mengatakan, Refleksi Satu Abad Gempa harus menjadi titik awal membangkitkan kejayaan Padang Panjang. Sektor yang dikuatkan meliputi sejarah, budaya, pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif.

"Dukungan seluruh pihak kami harapkan untuk memajukan Padang Panjang. Potensi yang ada harus dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor agar kunjungan wisatawan meningkat dan perekonomian bergerak," ujar Hendri.

Menurutnya, Padang Panjang memiliki sejarah panjang sebagai kota pendidikan, budaya, dan religius. Hal itu perlu diperkuat melalui program pembangunan yang terarah.

Dr. Suryadi, M.A., dosen Leiden University Belanda, mengapresiasi inisiatif Pemko menjadikan peringatan satu abad gempa sebagai ruang refleksi. "Peristiwa sejarah seperti satu abad gempa memiliki nilai edukasi dan daya tarik yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah," ungkap Suryadi.

Para akademisi menyatakan siap memberi dukungan pemikiran untuk strategi pembangunan berbasis sejarah dan budaya. Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, Ketua PMI Ny. Maria Feronika Hendri, Asisten I Putu Venda, kepala OPD, narasumber seminar, perwakilan Kementerian Kebudayaan RI, dan undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....