FKUB Kerinci Studi Tiru Pengelolaan Kerukunan di Padang Panjang

  • 23 Jul 2026 15:19 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyambut kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Kerinci. Agenda audiensi studi tiru dan kunjungan kerja itu berlangsung di Aula Balai Kota, Kamis 23 Juli 2026.

Hendri mengatakan, Padang Panjang dan Kabupaten Kerinci memiliki hubungan historis yang erat. Karena itu, kunjungan ini diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam menjaga kerukunan umat beragama.

"Kami menyambut dengan bahagia. Banyak warga Padang Panjang yang memiliki hubungan dengan Kerinci, begitu pula sebaliknya. Semoga kunjungan ini membawa manfaat bagi kedua daerah," ujarnya.

Wako menegaskan, kerukunan di Padang Panjang merupakan hasil kebersamaan yang dibangun sejak lama dan terus dipelihara. Sinergi antara Pemko dan FKUB juga berjalan baik karena urusan keagamaan menjadi fondasi penting menjaga kondusivitas daerah.

"Meski dikenal sebagai Serambi Mekkah, Padang Panjang tetap menjunjung tinggi keberagaman. Kami tidak membedakan suku, ras maupun agama, sehingga hubungan antarumat beragama tetap harmonis," katanya.

Ketua FKUB Kabupaten Kerinci Hadi Candra mengapresiasi sambutan Pemko Padang Panjang. Ia menyebut kunjungan ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga kesempatan mempelajari pengelolaan kerukunan di Kota Serambi Mekkah.

"Padang Panjang menjadi salah satu referensi yang ingin kami pelajari, khususnya dalam pengelolaan FKUB dan menjaga kehidupan masyarakat yang rukun. Semoga pengalaman ini dapat kami terapkan di Kerinci," tuturnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kerinci Saprel menambahkan, studi tiru ini diharapkan memperkuat sinergi dan memperluas wawasan. Tujuannya menjadi referensi meningkatkan kualitas pembinaan kerukunan di daerahnya.

Ketua FKUB Kota Padang Panjang Alizar mengatakan, kondisi aman dan tenteram di Padang Panjang tidak terlepas dari sinergi Pemko, Kemenag, FKUB, serta tokoh agama yang terus menjaga komunikasi dan kebersamaan.

Senada, Kepala Kemenag Kota Padang Panjang Mukhlis M menyebut kerukunan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dirawat melalui dialog, kolaborasi, dan saling menghormati.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Salah satu yang dibahas terkait pendirian rumah ibadah di tengah pertumbuhan jumlah umat.

Menanggapi hal itu, Wako Hendri menegaskan Pemko selalu mengacu pada ketentuan berlaku, termasuk regulasi bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. Setiap proses berjalan sesuai aturan dengan tetap mengedepankan musyawarah dan menjaga kerukunan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....