Dua Wilayah di Kabupaten Tasikmalaya Dilaporkan Mulai Terdampak Kemarau

  • 29 Jun 2026 10:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Dua wilayah di Kabupaten Tasikmalaya melaporkan mulai terdampak kemarau. Dua wilayah itu adalah wilayah Tanjungjaya, dan Bojonggambir.

Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengatakan, memasuki puncak kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Tasikmalaya mulai mengalami krisis air bersih.”iya kami mendapat laporan warga di wilayah tanjungjaya. Dan yang terbaru di wilayah kecamatan bojonggambir,” katanya, Senin 29 Juni 2026.

Jembar mengatakan, dengan kondisi demikian pihaknya terus melakukan upaya untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.”untuk tanjungjaya, kami arahkan untuk memanfaatkan sumber air terdekat,” ujarnya.

Sedangkan untuk memastikan langkah menyikapi kemarau saat ini, Pemerintah daerah bersama unsur lain dan Tagana, akan melakukan rapat untuk membahas penanganan krisis air bersih.”iya rapatnya hari ini, nanti akan kami informasikan lagi,” ujarnya.

Sebelumnya ratusan warga di Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, selama dua bulan terakhir mengalami krisis air bersih. Untuk mendapatkan air bersih, warga terpaksa antre air bersih di salah satu masjid setempat.

Kepala Desa Kertanegla, Bunyamin, menyebut hal ini terjadi bukan untuk kali pertama. Setiap musim kemarau, Dusun Cipari dan Cipatat selalu menjadi langganan krisis air bersih.

"Ada dua dusun yang terdampak kekeringan, yaitu Dusun Cipari dan Dusun Cipatat. Data kami sekitar 700 kepala keluarga terdampak” ujarnya

Pihaknya telah melaporkan hal ini ke Pemkab Tasikmalaya. Pihak desa berharap, ada bantuan air bersih.

"Kami butuh bantuan sekarang juga. Bantuannya yang permanen misalnya dibangunkan sumur bor biar air warga terjaga," kata Bunyamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....