Peserta PKN LAN RI Dalami Inovasi Pangan Sehat di Ladang Lima
- 28 Jun 2026 14:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Sebanyak 35 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 LAN RI melakukan kunjungan lapangan ke perusahaan pangan sehat Ladang Lima di Kota Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian pembelajaran untuk memperkaya wawasan peserta dalam menyusun rekomendasi kebijakan inovasi.
Dalam kunjungan tersebut, peserta mempelajari inovasi pengembangan industri pangan sehat berbasis singkong yang dikembangkan Ladang Lima. Inovasi ini dinilai mampu mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal melalui hilirisasi pertanian.
CEO PT Agung Bumi Agro (Ladang Lima), A.A. Raka Bagus Vinaya, dalam siaran pers, Minggu 28 Juni 2026 mengatakan, pengembangan produk Ladang Lima tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga membangun ekosistem pangan sehat, berkelanjutan, dan berbasis potensi dalam negeri.
"Ladang Lima menghadirkan produk pangan sehat bebas gluten berbasis singkong sebagai alternatif tepung terigu. Melalui proses fermentasi, kami mengolah singkong menjadi tepung dengan karakteristik menyerupai tepung terigu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk pangan," ujar Raka.
Ia menjelaskan, inovasi tersebut membuktikan bahwa komoditas lokal mampu diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi dan memiliki daya saing. Pengembangan teknologi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani singkong melalui peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian.
"Inovasi ini menjadi bukti bahwa komoditas lokal mampu diolah menjadi produk bernilai tinggi yang memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi berbagai pihak, singkong dapat berkembang menjadi komoditas strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia," tambah Raka.
| Baca juga: Pramuka Surabaya Pecahkan Tiga Rekor MURI |
Sementara itu, Sekretaris Utama (Sestama) LAN RI, Andi Taufik, mengatakan pembelajaran lapangan menjadi bagian penting dalam proses PKN Tingkat I. Peserta tidak hanya mendapat materi di kelas, tetapi juga melihat langsung praktik inovasi yang diterapkan dunia usaha.
"Kami berharap kunjungan ini dapat memperkaya perspektif para peserta dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih inovatif, adaptif, serta berorientasi pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pelayanan publik," kata Andi Taufik.
Melalui kunjungan tersebut, peserta berdialog dengan manajemen Ladang Lima untuk mendalami proses inovasi, strategi pengembangan usaha, dan tantangan industri pangan sehat berbasis bahan baku lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta dalam merumuskan kebijakan publik yang berdampak bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....