Temuan Menu MBG, DPRD Sampang Dorong Lakukan Evaluasi
- 28 Jun 2026 06:14 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang- DPRD Kabupaten Sampang meminta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi menyusul masih adanya tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berstatus suspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN) serta sejumlah keluhan terkait kualitas menu.
Anggota DPRD Kabupaten Sampang, Alan Kaisan, mengatakan Program MBG merupakan kebijakan yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan gizi sekaligus menggerakkan perekonomian lokal. Namun, pelaksanaannya harus terus diawasi agar berjalan sesuai standar.
"Program MBG pada dasarnya sangat baik karena bertujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mengangkat perekonomian. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan Satgas untuk melakukan pemantauan dan monitoring terhadap seluruh SPPG," ujar Alan, Sabtu 27 Juni 2026.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian, salah satunya temuan menu MBG yang sempat berulat di Kecamatan Jrengik. Menurutnya, kejadian tersebut harus dijadikan bahan evaluasi agar tidak kembali terulang.
| Baca juga: Zero Waste: Sulap Sisa Dapur MBG jadi Berkah |
Sementara itu, Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, menegaskan pemerintah daerah telah memperkuat sistem pengawasan melalui dua Surat Keputusan tentang percepatan pembangunan SPPG serta pembinaan dan pengawasan pelaksanaan program.
"Kami selalu merespons setiap laporan maupun keluhan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Pengawasan dilakukan rutin setiap bulan melalui monitoring dan evaluasi yang hasilnya dilaporkan kepada BGN provinsi hingga pusat," kata Sudarmanta.
Ia menambahkan, seluruh SPPG diminta memenuhi seluruh persyaratan teknis yang ditetapkan BGN, termasuk penyediaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan penerapan standar keamanan pangan.
"Dari 164 SPPG yang terdaftar di Kabupaten Sampang, sebanyak 147 telah beroperasi. Sebagian besar SPPG yang sebelumnya disuspend telah kembali beroperasi setelah memenuhi ketentuan, sementara tiga SPPG lainnya masih menunggu pencabutan status suspend dari Badan Gizi Nasional,"tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....