BNNK Tabalong Perkuat Pencegahan Narkoba Melalui Forum Human Resource Industri

  • 27 Jun 2026 14:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Tabalong – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui Human Resource (HR) Forum PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dalam rangka Pra-Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (Pra-HANI) 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Meeting Auditorium Mess PT BUMA, Kamis 25 Juni 2026.

Sosialisasi ini juga sebagai upaya memperkuat edukasi pencegahan narkoba di lingkungan kerja dan bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan BNNK Tabalong dalam membangun lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sektor industri dinilai memerlukan penguatan edukasi karena memiliki tingkat mobilitas tenaga kerja yang tinggi.

Kepala BNNK Tabalong, H.M. Tukiman, S.H., M.H., hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja dapat mengancam keselamatan pekerja maupun keberlangsungan operasional perusahaan.

“Penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja merupakan ancaman serius yang berdampak langsung terhadap individu, perusahaan, dan keselamatan kerja. Dampaknya dapat berupa penurunan konsentrasi, gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas, hingga meningkatnya risiko kecelakaan kerja,” ujar Tukiman.

Ia menjelaskan, lingkungan kerja menjadi salah satu tempat yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba akibat tingginya tekanan pekerjaan, tuntutan target, pengaruh lingkungan sosial, serta minimnya kesadaran terhadap risiko narkotika. Selain itu, kondisi psikologis seperti stres yang tidak terkelola dan masalah pribadi juga dapat menjadi faktor pendorong seseorang menyalahgunakan narkoba.

Menurut Tukiman, masih terdapat anggapan keliru bahwa narkoba mampu meningkatkan stamina atau mengurangi tekanan kerja. Padahal, penggunaan narkotika justru menurunkan fungsi kognitif, mengganggu kesehatan fisik maupun mental, serta memperbesar potensi terjadinya kecelakaan kerja.

Ia juga menegaskan bahwa peredaran gelap narkotika merupakan kejahatan berskala nasional dan telah terhubung dengan jaringan internasional. Sasaran peredarannya pun telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, sehingga memerlukan kewaspadaan dan peran aktif semua pihak.

Kegiatan ini diikuti perwakilan Human Resource dari PT BUMA, PT Adaro Indonesia, PT Pamapersada Nusantara (PPA), PT United Tractors (UT), PT Saptaindra Sejati (SIS), PT DKP, dan PT Trakindo. Melalui sinergi pemerintah dan dunia industri, BNNK Tabalong berharap tercipta lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, serta terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....